
Honda Gorilla lebih personal setelah dilakukan modifikasi. (dok. Webike)
JawaPos.com - Bagi pembuat yang berada di balik proyek ini, memodifikasi motor bukanlah sekadar proyek siap pakai sekali jalan. Motor dengan konsep Gorilla White Wall ini bahkan telah beberapa kali mengalami pembaruan, termasuk pernah menjadi sorotan dalam ajang kompetisi modifikasi.
Sebuah alasan sederhana menjadi dasar dari proyek ini: kesenangan dalam berkreasi dan keinginan untuk terus mengeksplorasi potensi baru dari basis Honda Gorilla. Proses modifikasinya memakan waktu sekitar 2-3 bulan.
Melansir dari laman wibike.id, Minggu (8/3) diungkapkan bahwa dalam rentang waktu tersebut, perhatian difokuskan pada penyempurnaan performa mesin sekaligus memperkuat estetika visual klasik yang menjadi ciri khas motor ini.
Untuk dapur pacu, digunakan mesin Performance Type Z-1 125cc dari Minimoto yang dikombinasikan dengan karburator Mikuni PE26, engine cooler aftermarket, serta berbagai komponen performa dari SP Takegawa seperti coil, CDI Hyper, hingga generator cover.
Sistem buangnya mengandalkan Over Racing, merek yang terkenal optimal dalam mendukung performa mesin kecil bernuansa sporty. Dari sisi estetika, sentuhan klasik tetap dipertahankan dengan penggunaan berbagai komponen original Honda Gorilla tahun 1984, mulai dari lampu depan, rear rack, tangki bahan bakar, side cover, hingga toolbox.
Jok dibuat custom dengan desain orisinal, sementara bagian bodi dipercantik menggunakan teknik painting airbrush. Di bagian kaki-kaki, dipasang suspensi depan upside down dan rear shock YSS, dipadukan dengan velg tubeless ring 8 (J3.5 di depan dan J4.5 di belakang) serta ban Shinko White Wall 8-400 yang menjadi daya tarik visual utama.
Tak hanya itu, sistem pengereman juga mendapat perhatian khusus. Bagian depan dilengkapi kaliper Brembo dan master Adelin, sedangkan sektor belakang tetap mempertahankan komponen OEM Gorilla.
Detail tambahan lainnya meliputi speedometer LCD SP Takegawa, footstep Minimoto, swing arm Tanaka Trading, hingga sejumlah komponen aftermarket lainnya yang menyempurnakan modifikasi ini. Hasil akhirnya adalah Gorilla White Wall yang tampil sebagai motor mini dengan kombinasi sempurna antara estetika klasik yang kuat dan performa teknis yang optimal.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
