Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Maret 2026, 22.42 WIB

Begini Cara Kerja Fitur Anti Tabrak pada Mitsubishi Xforce, Nyaman dan Aman untuk Mudik

Foto: Mitsubishi Xforce dibekali fitur ADAS. (Istimewa). - Image

Foto: Mitsubishi Xforce dibekali fitur ADAS. (Istimewa).

JawaPos.com - Keselamatan menjadi salah satu faktor penting dalam memilih mobil modern saat ini. Produsen otomotif terus menghadirkan berbagai teknologi untuk membantu pengemudi mengurangi risiko kecelakaan di jalan. Salah satu teknologi yang kini semakin populer adalah sistem pencegah tabrakan otomatis.

Teknologi ini juga hadir pada Mitsubishi Xforce melalui fitur Forward Collision Mitigation (FCM), yang menjadi bagian dari sistem keselamatan canggih pada mobil SUV kompak dari Mitsubishi Motors tersebut.

Fitur ini dirancang untuk membantu pengemudi mendeteksi potensi tabrakan di depan kendaraan dan memberikan peringatan hingga melakukan pengereman otomatis jika diperlukan.

Apa Itu Forward Collision Mitigation?
Forward Collision Mitigation (FCM) merupakan teknologi keselamatan aktif yang berfungsi membantu mengurangi risiko tabrakan dengan kendaraan di depan.

Sistem ini bekerja dengan memanfaatkan sensor dan kamera untuk memantau kondisi lalu lintas di depan mobil. Jika sistem mendeteksi adanya potensi benturan dengan kendaraan lain atau objek di depan, maka fitur ini akan memberikan peringatan visual dan suara kepada pengemudi.

Jika pengemudi tidak merespons peringatan tersebut, sistem FCM dapat secara otomatis melakukan pengereman darurat guna mengurangi dampak tabrakan atau bahkan mencegah kecelakaan.

Cara Kerja Forward Collision Mitigation di Mitsubishi Xforce
Pada Mitsubishi Xforce, sistem FCM bekerja secara otomatis saat kendaraan melaju. Berikut tahapan cara kerjanya:

1. Deteksi objek di depan kendaraan
Sensor dan kamera akan memantau kendaraan atau objek yang berada di depan mobil.

2. Memberikan peringatan kepada pengemudi
Jika jarak dengan kendaraan di depan terlalu dekat dan berpotensi menyebabkan tabrakan, sistem akan memberikan peringatan melalui suara dan indikator di panel instrumen.

3. Pengereman otomatis
Jika pengemudi tidak segera mengurangi kecepatan, sistem akan melakukan pengereman otomatis untuk membantu menghindari atau meminimalkan dampak benturan.

Teknologi ini sangat membantu terutama saat kondisi lalu lintas padat atau ketika pengemudi kurang memperhatikan kendaraan di depan.

Rifat Sungkar, Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia ketika dihubungi mengungkapkan bahwa teknologi ini sebetulnya bagian dari ADAS, jadi, sistem kerjanya itu nggak beda sama ADAS manapun.

"Dia punya sensor di spion depan, bagian atas yang selalu membuat sonar atau radar ke depan. Sensor itu terhubung dengan sistem pengereman. Nah, untuk jarak sensor di FCM, itu juga sama pola kerjanya sama Adaptive Cruise Control, bisa di-setting sensitivitinya. Tapi, FCM bedanya sama Adaptive Cruise Control, Cruise Control bisa diatur jaraknya. Tapi, FCM akan kerja secara otomatis. Ini non-cancel feature. Jadi, dia akan selalu on di mana-mana," ujarnya.

Bagian dari Sistem Keamanan Canggih Mitsubishi Xforce
Forward Collision Mitigation bukan satu-satunya teknologi keselamatan yang dimiliki Mitsubishi Xforce. SUV ini juga dilengkapi berbagai fitur keamanan modern yang dirancang untuk meningkatkan perlindungan bagi pengemudi dan penumpang.

Beberapa sistem keselamatan yang tersedia pada Mitsubishi Xforce antara lain:

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore