
DFSK Gelora E mobil listrik penunjang bisnis UMKM. (Istimewa)
JawaPos.com - tengah tekanan biaya operasional dan harga bahan bakar yang terus naik, satu pertanyaan mulai menghantui pelaku usaha: berapa lama lagi bisnis bisa bertahan tanpa efisiensi? Jawabannya mulai terlihat lewat kehadiran DFSK Gelora E, kendaraan listrik niaga ringan yang diam-diam mulai mengubah peta bisnis transportasi di Indonesia.
Bukan sekadar mobil listrik biasa, DFSK Gelora E dirancang sebagai senjata baru pelaku usaha untuk menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan produktivitas. Tersedia dalam dua varian utama—Blind Van dan Minibus—kendaraan ini langsung menyasar kebutuhan riil bisnis modern.
Varian Minibus menawarkan kapasitas hingga 7 penumpang, menjadikannya pilihan ideal untuk berbagai kebutuhan seperti travel, shuttle karyawan, angkutan umum, hingga sektor pariwisata. Fleksibilitas ini membuat Gelora E bukan hanya kendaraan, tapi juga aset bisnis yang terus bekerja.
Sementara itu, varian Blind Van hadir dengan dimensi besar (panjang 4.500 mm, lebar 1.680 mm, tinggi 2.000 mm) yang memberikan ruang kargo ekstra luas. Artinya, lebih banyak barang bisa diangkut dalam sekali jalan—efisiensi waktu dan biaya langsung terasa.
Yang membuatnya semakin menarik adalah sektor jantung pacu. DFSK Gelora E dibekali baterai Lithium-ion berkapasitas 38 kWh hingga 42 kWh, dengan jarak tempuh mencapai 268 km hingga 300 km (NEDC). Angka ini cukup untuk operasional harian tanpa perlu sering mengisi daya—sebuah keuntungan besar bagi bisnis dengan mobilitas tinggi.
Tak hanya itu, DFSK juga memberikan rasa aman lewat garansi baterai selama 5 tahun atau 200.000 km, serta garansi kendaraan 3 tahun atau 120.000 km. Ini menjadi bukti bahwa kendaraan listrik bukan lagi eksperimen, melainkan investasi jangka panjang.
Dengan banderol mulai Rp 248 juta (OTR Jakarta), Gelora E langsung masuk radar sebagai salah satu mobil listrik niaga paling terjangkau di kelasnya. Apalagi, ada program “DFSK Dukung Bisnis Anda” dengan subsidi trade-in hingga Rp 85 juta—sebuah insentif besar untuk pelaku usaha yang ingin beralih dari kendaraan konvensional.
Menariknya lagi, setiap pembelian unit sudah termasuk gratis portable charger dan wall charger beserta instalasi, sehingga pengguna tidak perlu repot memikirkan infrastruktur pengisian daya. Namun DFSK tak berhenti di sana.
Melalui kehadiran DFSK Super Cab, pabrikan ini juga menawarkan solusi kendaraan niaga konvensional yang fleksibel dan siap dimodifikasi sesuai kebutuhan bisnis. Mulai dari usaha logistik, kuliner, hingga mobile service, Super Cab dirancang sebagai kendaraan serbaguna yang bisa disesuaikan dengan strategi usaha.
Dijual mulai Rp 158,5 juta (OTR Jakarta), Super Cab menawarkan keunggulan di berbagai aspek. Dari kabin lega untuk tiga penumpang, bak luas dengan kapasitas hingga 1,2 ton, hingga mesin bensin 1.500 cc Dual VVT yang bertenaga namun tetap efisien bahan bakar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022