
Vice President BYD Co., Ltd sekaligus General Manager BYD Asia Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang, menjelaskan tentang teknologi DM. (Dinarsa Kurniawan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Produsen otomnotif asal Tiongkok, BYD, resmi menghadirkan teknologi Dual Mode (DM). Peluncurannya digelar di Spike Air Dome, PIK 2, Senin malam (19/5). Teknologi tersebut adalah langkah baru BYD dalam menghadirkan solusi mobilitas elektrifikasi yang lebih fleksibel untuk konsumen Indonesia.
’’Melalui teknologi Dual Mode (DM), kami ingin menghadirkan solusi transisi energi yang lebih fleksibel, efisien, dan mudah diakses masyarakat luas,” ujar Vice President BYD Co., Ltd sekaligus General Manager BYD Asia Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang dalam sambutannya.
Dia menyebut, teknologi DM merupakan kombinasi EV dan hybrid dengan pendekatan electric-first. Artinya, motor listrik tetap menjadi sumber tenaga utama dalam sebagian besar kondisi berkendara, sementara mesin bensin bekerja untuk mendukung efisiensi dan memperpanjang jarak tempuh.
President Director PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao, mengatakan kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap kendaraan masih sangat beragam. Karena itu, BYD menghadirkan dua solusi sekaligus, yakni kendaraan listrik murni dan teknologi DM. ’’Konsumen punya berbagai macam kebutuhan. Tidak semuanya siap menggunakan full EV. Karena itu kami menghadirkan EV dan DM sebagai solusi yang saling melengkapi,” kata Eagle.
Teknologi DM sendiri sudah dikembangkan sejak 2008 dan kini memasuki generasi terbaru DM 5.0 yang diperkenalkan pada 2024. Sistem ini hadir dengan fokus utama pada efisiensi energi, kenyamanan berkendara, dan fleksibilitas penggunaan untuk perjalanan harian maupun jarak jauh.
Head of Product PT BYD Motor Indonesia Bobby Bharata, menjelaskan DM 5.0 memiliki tiga varian pengembangan, yakni DM-i untuk efisiensi dan kenyamanan, DM-p yang berorientasi performa, serta DMO untuk kebutuhan off-road. ’’DM 5.0 dirancang untuk mobilitas modern dengan konsep electric-first. Sekitar 80 persen kondisi berkendara ditangani motor listrik,” jelas dia.
Bobby menambahkan, teknologi tersebut tidak menggunakan transmisi konvensional sehingga mampu menghadirkan akselerasi yang lebih halus tanpa jeda tenaga. Karakter berkendaranya juga disebut mendekati kendaraan listrik murni dengan tingkat kesenyapan hingga 90 persen lebih baik.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
