Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Agustus 2026 | 17.27 WIB

Honda Super-ONE Mahal, Apa yang Sebenarnya Dibayar Konsumen? Ini Lawan dari China

Honda Super One untuk pasar Indonesia. (Dony/JawaPos.com) - Image

Honda Super One untuk pasar Indonesia. (Dony/JawaPos.com)

JawaPos.com - Honda Super-ONE menjadi salah satu mobil listrik mungil yang paling menarik perhatian di Indonesia. Masalahnya, harga mobil ini justru berada di kisaran Rp400 jutaan, padahal secara ukuran Super-ONE tergolong kecil.

Lantas, apa yang membuat Honda Super-ONE mahal? Dan apakah ada mobil China yang menawarkan teknologi serupa dengan harga jauh lebih murah?

Honda Super-ONE resmi diperkenalkan untuk pasar Indonesia melalui GIIAS 2026 sebagai debut pertamanya di Asia Tenggara. Honda membawa mobil listrik ini bukan sekadar sebagai kendaraan perkotaan, tetapi juga sebagai EV yang mengedepankan sensasi berkendara.

Kenapa Honda Super-ONE Mahal?

Salah satu alasan harga Super-ONE terasa tinggi adalah karena Honda tidak hanya menjual ukuran dan kapasitas baterai. Mobil ini menggunakan baterai lithium-ion 29,6 kWh, motor listrik dengan tenaga maksimum 70 kW atau sekitar 95 PS dan torsi 162 Nm. Jarak tempuh yang diklaim mencapai 252 km berdasarkan metode NEDC.

Pengisian daya mendukung AC 6 kW sekitar 4,5 jam dan DC fast charging 50 kW sekitar 30 menit. Jika hanya melihat angka baterai dan jarak tempuh, harga Super-ONE memang bisa terasa mahal. Namun Honda memberikan sejumlah fitur yang cukup premium untuk ukuran mobil sekecil ini.

Fitur yang Membuat Super-ONE Berbeda

Honda membekali Super-ONE dengan Honda SENSING, enam airbag, sensor parkir depan dan belakang, Honda CONNECT dengan Digital Key, layar 9 inci dengan Google built-in, serta sistem audio BOSE 7+1 speaker dengan subwoofer.

Namun fitur paling unik justru terdapat pada BOOST Mode. Dalam mode ini, output motor listrik dapat mencapai 70 kW. Honda juga menghadirkan simulasi perpindahan gigi tujuh percepatan, paddle shift, perubahan suara dan visual kabin.

Dengan kata lain, Honda mencoba membuat mobil listrik tetap terasa menyenangkan untuk dikemudikan, bukan sekadar alat transportasi.
Bahkan karakter suara BOOST Mode dikembangkan dengan inspirasi dari kultur mobil performa Honda seperti City Turbo II dan Integra Type R.

Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa Super-ONE tidak bisa dibandingkan hanya berdasarkan kapasitas baterai atau ukuran bodi.

Di balik fitur yang banyak, Super-ONE tetap memiliki sejumlah kompromi. Pertama adalah kapasitas baterai 29,6 kWh. Untuk pemakaian dalam kota memang cukup masuk akal, tetapi konsumen yang sering melakukan perjalanan jauh harus lebih memperhatikan jarak dan ketersediaan SPKLU.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore