
Honda Super One untuk pasar Indonesia. (Dony/JawaPos.com)
JawaPos.com - Honda Super-ONE menjadi salah satu mobil listrik mungil yang paling menarik perhatian di Indonesia. Masalahnya, harga mobil ini justru berada di kisaran Rp400 jutaan, padahal secara ukuran Super-ONE tergolong kecil.
Lantas, apa yang membuat Honda Super-ONE mahal? Dan apakah ada mobil China yang menawarkan teknologi serupa dengan harga jauh lebih murah?
Honda Super-ONE resmi diperkenalkan untuk pasar Indonesia melalui GIIAS 2026 sebagai debut pertamanya di Asia Tenggara. Honda membawa mobil listrik ini bukan sekadar sebagai kendaraan perkotaan, tetapi juga sebagai EV yang mengedepankan sensasi berkendara.
Salah satu alasan harga Super-ONE terasa tinggi adalah karena Honda tidak hanya menjual ukuran dan kapasitas baterai. Mobil ini menggunakan baterai lithium-ion 29,6 kWh, motor listrik dengan tenaga maksimum 70 kW atau sekitar 95 PS dan torsi 162 Nm. Jarak tempuh yang diklaim mencapai 252 km berdasarkan metode NEDC.
Pengisian daya mendukung AC 6 kW sekitar 4,5 jam dan DC fast charging 50 kW sekitar 30 menit. Jika hanya melihat angka baterai dan jarak tempuh, harga Super-ONE memang bisa terasa mahal. Namun Honda memberikan sejumlah fitur yang cukup premium untuk ukuran mobil sekecil ini.
Honda membekali Super-ONE dengan Honda SENSING, enam airbag, sensor parkir depan dan belakang, Honda CONNECT dengan Digital Key, layar 9 inci dengan Google built-in, serta sistem audio BOSE 7+1 speaker dengan subwoofer.
Namun fitur paling unik justru terdapat pada BOOST Mode. Dalam mode ini, output motor listrik dapat mencapai 70 kW. Honda juga menghadirkan simulasi perpindahan gigi tujuh percepatan, paddle shift, perubahan suara dan visual kabin.
Dengan kata lain, Honda mencoba membuat mobil listrik tetap terasa menyenangkan untuk dikemudikan, bukan sekadar alat transportasi.
Bahkan karakter suara BOOST Mode dikembangkan dengan inspirasi dari kultur mobil performa Honda seperti City Turbo II dan Integra Type R.
Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa Super-ONE tidak bisa dibandingkan hanya berdasarkan kapasitas baterai atau ukuran bodi.
Di balik fitur yang banyak, Super-ONE tetap memiliki sejumlah kompromi. Pertama adalah kapasitas baterai 29,6 kWh. Untuk pemakaian dalam kota memang cukup masuk akal, tetapi konsumen yang sering melakukan perjalanan jauh harus lebih memperhatikan jarak dan ketersediaan SPKLU.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022