
GAC membawa tiga model kendaraan listrik andalannya ke GIIAS Surabaya 2026. Mulai dari hatchback AION UT, SUV listrik AION V, hingga model premium HYPTEC HT. (GAC Indonesia)
JawaPos.com - Persaingan kendaraan listrik di Indonesia semakin ramai. Di tengah tren tersebut, GAC Indonesia membawa sejumlah model kendaraan listrik andalannya ke GIIAS Surabaya 2026, mulai dari hatchback perkotaan hingga SUV listrik yang menyasar kebutuhan mobilitas keluarga.
Kehadiran berbagai model itu menjadi bagian dari perayaan pencapaian 30 juta pemilik kendaraan GAC secara global. Perusahaan menilai capaian tersebut menunjukkan meningkatnya penerimaan konsumen terhadap produk-produknya di berbagai negara.
Head of Sales GAC Indonesia Andreas mengatakan pencapaian tersebut tidak hanya berbicara soal angka penjualan, tetapi juga kepercayaan konsumen terhadap kendaraan yang dikembangkan GAC. “Pencapaian 30 juta pemilik kendaraan GAC di seluruh dunia merupakan refleksi dari kepercayaan konsumen yang terus tumbuh terhadap GAC,” ujarnya.
Dalam pameran otomotif terbesar di Jawa Timur itu, GAC menampilkan tiga lini utama kendaraan listriknya, yakni AION UT, AION V, dan HYPTEC HT. Ketiganya menyasar segmen pasar yang berbeda.
AION UT diposisikan sebagai kendaraan listrik untuk mobilitas perkotaan. Model hatchback ini menyasar pengguna yang membutuhkan kendaraan kompak untuk aktivitas harian di kawasan perkotaan dengan lalu lintas padat.
Sementara itu, AION V hadir di segmen SUV listrik. GAC menyebut model ini memiliki karakter yang lebih fleksibel untuk berbagai kebutuhan perjalanan, termasuk penggunaan keluarga maupun perjalanan jarak menengah.
Adapun HYPTEC HT ditempatkan sebagai model premium dalam jajaran kendaraan listrik GAC. Kendaraan ini ditujukan bagi konsumen yang menginginkan pengalaman berkendara dengan fitur dan kenyamanan yang lebih tinggi dibanding model lainnya.
Menurut Andreas, Surabaya menjadi salah satu daerah yang potensial bagi pertumbuhan kendaraan listrik. Selain didukung aktivitas ekonomi yang tinggi, kota ini juga dinilai memiliki ekosistem kendaraan elektrifikasi yang terus berkembang.
“Meningkatnya pilihan mobil listrik, kesadaran terhadap mobilitas berkelanjutan, serta perkembangan ekosistem pendukung menjadikan Surabaya sebagai salah satu pasar potensial bagi GAC Indonesia,” tuturnya. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
