
Lengan robot bekerja di lini perakitan kendaraan Toyota Motor Manufacturing Czech Republic di Kolin, Republik Ceko / Foto: (Ars Technica)
JawaPos.com - Di tengah industri otomotif yang semakin gencar mengadopsi robot dan otomatisasi, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memilih menerapkan teknologi tersebut secara bertahap.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Presiden Direktur TMMIN I Nyoman Winaya. Menurut Nyoman keberadaan manusia tetap memiliki peran penting dalam proses produksi mobil, terutama untuk memastikan kompetensi tenaga kerja terus berkembang mengikuti perubahan teknologi.
Melansir dari Antara, Rabu (30/9) pihak TMMIN dalam menghadapi tren penggunaan robot dalam proses produksi yang dilakukan produsen lain secara pararel pabrikan Jepang tersebut terus melakukan inivasi.
Nyoman menyampaikan, pihaknya terus memastikan bahwa kemampuan dan kompetensi karyawan terus dikembangkan dengan memberikan keterampilan yang lebih relevan dengan kebutuhan saat ini, termasuk pemrograman dan kompetensi di bidang teknologi.
"Dalam mengatasi kesenjangan ilmu pengetahuan di kalangan pekerja, Toyota memiliki filosofi “Make People before Make Product”. Dengan filosofi itu, perusahaan selalu mengedepankan People Development dalam kegiatan usaha," kata Nyoman.
Mennurut Nyoman dalam era elektrifikasi, sebelum memulai produksi kendaraan elektrifikasi pihaknya melakukan persiapan bukan hanya dari sisi teknologi dan fasilitas manufaktur, tetapi juga kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM).
"Kami mempersiapkan SDM melalui berbagai kompetensi yang berhubungan dengan elektrifikasi dalam hal safety, proses produksi, proses delivery hingga kontrol kualitas," kata Nyoman.
Di sisi lain Toyota kini juga menerapkan prinsip AMAP atau All Member All Process. Dengan prinsip ini, Nyoman mengaku perusahaan berupaya memberikan akses pekerjaan pada seluruh anggota tim, mulai dari kondisi dan latar belakang, usia, kondisi fisik tertentu sampai dengan kesetaraan gender.
"Perempuan yang bekerja di perusahaan memiliki memiliki kesempatan untuk bekerja di berbagai proses sesuai dengan kompetensinya.
Kami juga menyesuaikan pekerjaan dengan kebutuhan masing-masing individu, antara lain melalui penggunaan alat bantu seperti karakuri atau alat bantu produksi yang dapat meringankan pekerjaan," ucapnya.
Hingga saat ini jumlah pekerja wanita di fasilitas produksi TMMIN telah mencapai lebih dari 200 orang.
Toyota sebagai bagian dari industri otomotif nasional siap mengikuti arah kebijakan pemerintah sesuai dengan kemampuan yang dimiliki perusahaan, salah satunya melalui wacana produksi mobil nasional (mobnas).
Namun berbicara mobnas pastinya butuh persiapan yang matang dan regulasi pemerintah yang jelas, agar tidak bersinggungan dengan regulasi reguler yang sudah ada.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022