Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Oktober 2026 | 20.09 WIB

Pakar Otomotif Sarankan Tanya soal Baterai sebelum Beli Mobil Listrik

Pabrik baterai mobil listrik di Karawang, Jawa Barat. (Dok. PLN)

JawaPos.com - Pakar otomotif Institut Teknologi Bandung Yannes Martinus Pasaribu menyarankan konsumen bertanya soal baterai sebelum membeli electric vehicle (EV/kendaraan listrik). 

Sebelum memutuskan membeli mobil listrik, konsumen disarankan untuk mengajukan sejumlah pertanyaan penting kepada diler guna memastikan kendaraan yang dibeli sesuai dengan kebutuhan dan supaya dia hingga memahami pengoperasian mobil.

"Pastikan untuk mengetahui kapasitas baterai, jarak tempuh yang bisa dicapai dengan sekali pengisian daya, jenis konektor charging yang digunakan, serta apakah mobil tersebut hanya mendukung slow charging (pengisian daya lebih lamban) atau juga dilengkapi fitur fast charging (pengisian daya cepat)," ujar Yannes.

Selain mengenai spesifikasi teknis mobil listrik yang ingin dibeli, calon pembeli juga harus memahami waktu pengisian daya yang dibutuhkan serta berbagai fitur yang tersedia dalam kendaraan tersebut. Yannes menilai pengetahuan itu penting agar konsumen dapat memilih mobil yang sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan sehari-hari.

Kedua, Yannes menekankan pentingnya menanyakan masa garansi yang ditawarkan, khususnya untuk baterai dan komponen lainnya. "Pastikan juga untuk mengetahui lokasi dan ketersediaan jaringan layanan purna jual, sehingga perawatan dan perbaikan mobil listrik dapat dilakukan dengan mudah," kata dia.

Selanjutnya, perihal pembiayaan, Yannes menyarankan agar konsumen menanyakan program kredit atau leasing yang tersedia, termasuk suku bunga dan persyaratan lainnya. "Dengan begitu, konsumen dapat memilih opsi pembiayaan yang paling sesuai dengan kemampuan finansial mereka," tutur Yannes.

Calon pembeli juga disarankan untuk menanyakan rekomendasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sekitar tempat tinggal mereka. Beberapa diler mungkin juga menyediakan fasilitas pengisian daya di tempat mereka, yang bisa menjadi nilai tambah bagi konsumen. 

Yannes menegaskan pentingnya bagi konsumen untuk memahami cara pengisian daya mobil listrik, baik di rumah maupun di SPKLU. Daya listrik rumah juga harus sesuai dengan kebutuhan pasokan daya mobil listrik.

"Tanyakan kepada diler apakah mereka menyediakan charger yang terintegrasi dengan mobil serta layanan instalasi charger di rumah," ujar dia.

Dengan memperhatikan poin-poin tersebut, konsumen diharapkan dapat membuat keputusan yang tepat saat membeli mobil listrik, baik dari segi teknis maupun pembiayaan. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore