
Memahami “Daddy Issues”, Luka Batin Seorang Anak Karena Sosok Ayah, yang Memengaruhi Kehidupan dan Kepribadian (Freepik)
JawaPos.com - Pernahkah kamu mendengar istilah “daddy issues”? Dalam budaya populer, istilah ini sering muncul di film, lagu, atau media sosial, mulai dari lagu-lagu emosional Lana Del Rey hingga kisah-kisah tokoh seperti Humbert Humbert di Lolita.
Namun, meskipun sering diromantisasi atau disensasionalisasi, kenyataannya “daddy issues” atau luka batin karena ayah jauh lebih serius dan kompleks daripada yang terlihat di permukaan.
Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan “daddy issues”? Bagaimana luka yang berasal dari hubungan dengan ayah bisa memengaruhi kesehatan mental dan kehidupan seseorang di masa dewasa? Berikut penjelasannya.
Apa Itu “Daddy Issues”?
Dalam penjelasan pada salah satu video di kanal Youtube psikologi populer yakni Psych2go, menurut Bisma Anwar, seorang Licensed Mental Health Counselor, “daddy issues” mengacu pada dampak psikologis akibat hubungan yang renggang atau ketidakhadiran figur ayah dalam kehidupan seseorang.
Dalam psikologi, kondisi ini dikenal sebagai “father complex”, istilah yang merujuk pada masalah-masalah di masa dewasa yang berakar dari kesulitan atau luka dengan ayah pada masa kanak-kanak.
Psikolog klinis Dr. Carla Manley menjelaskan bahwa efeknya bisa sangat beragam. Salah satu yang paling umum adalah kesulitan mempercayai laki-laki dalam kehidupan dewasa. Walaupun istilah ini sering diasosiasikan dengan perempuan, kenyataannya siapa saja yang dibesarkan dengan figur ayah yang disfungsional bisa mengalaminya, termasuk laki-laki.
Saat ini, para psikolog melihat luka ayah sebagai hasil dari kurangnya keterikatan emosional, ketidakhadiran, atau bahkan kekerasan. Penelitian modern menunjukkan bahwa hubungan anak dengan ayah berperan besar dalam perkembangan emosi, kepercayaan diri, hingga keterampilan sosial anak di masa depan.
Contohnya, studi tahun 2008 yang diterbitkan dalam Acta Paediatrica menemukan bahwa anak yang memiliki ikatan kuat dengan ayahnya cenderung memiliki keterampilan sosial yang lebih baik, pengaturan emosi yang lebih stabil, serta tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi. Sebaliknya, anak yang dibesarkan oleh ayah yang absen atau abusif berisiko lebih tinggi mengalami masalah psikologis dan sosial.
Dampak Ayah yang Tidak Hadir atau Abusif
Kurangnya perhatian atau dukungan dari ayah dapat menanamkan rasa takut ditinggalkan, penolakan, hingga kecemasan bahwa pasangan akan meninggalkan mereka di masa dewasa.
Penelitian tahun 2017 di Journal of Child and Family Studies menunjukkan bahwa anak yang tumbuh tanpa ayah lebih rentan mengalami depresi, kecemasan, dan masalah kesehatan mental lainnya.
Sementara itu, studi tahun 2021 di Journal of Family Theory menemukan bahwa ketidakhadiran ayah dapat menyebabkan masalah keterikatan (attachment issues), di mana anak sulit membentuk hubungan yang sehat dengan orang lain.
Jika seorang ayah bersikap abusif, dampaknya bahkan bisa lebih berat. Trauma masa kecil dapat mengganggu perkembangan emosional dan mental anak dalam jangka panjang.
Dampak Daddy Issue dalam Kehidupan Dewasa

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
