Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 31 Maret 2026 | 21.26 WIB

5 Kesalahan Pola Asuh yang Membuat Anak Berbohong pada Orang Tuanya, Apa Saja?

Ilustrasi kesalahan pola asuh yang membuat anak berbohong pada orang tuanya (freepik/ peoplecreations) - Image

Ilustrasi kesalahan pola asuh yang membuat anak berbohong pada orang tuanya (freepik/ peoplecreations)


JawaPos.com - Banyak orang tua merasa heran ketika anak mereka mulai berbohong, padahal mereka sudah berusaha mendidik dengan baik.

Seringkali penyebabnya tidak sepenuhnya dari anak, melainkan dari pola asuh yang diterapkan sehari-hari.

Tanpa disadari, beberapa cara mendidik yang terlihat wajar justru bisa mendorong anak untuk menutupi kesalahan atau menciptakan cerita sendiri agar terhindar dari hukuman atau kekecewaan orang tua.

Pola asuh tertentu sering kali tanpa disadari membuat anak merasa tidak aman untuk berkata jujur. Akibatnya, kebiasaan berbohong muncul sebagai mekanisme perlindungan diri.

Anak belajar bahwa menyembunyikan kebenaran atau memutarbalikkan cerita lebih aman daripada menghadapi reaksi negatif dari orang tua.

Memahami hubungan antara pola asuh dan kebiasaan berbohong pada anak sangat penting.

Dengan mengetahui kesalahan yang umum terjadi, orang tua bisa memperbaiki cara mendidik dan menciptakan lingkungan yang aman, sehingga anak merasa nyaman untuk terbuka dan jujur.

Dilansir dari laman RBC Ukraine pada Selasa (31/3), berikut merupakan 5 kesalahan pola asuh yang membuat anak berbohong pada orang tuanya.

1. “Kalau kamu jujur, aku tidak akan marah”

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore