
seseorang yang membandingkan anaknya dengan orang lain./Freepik/teksomolika
JawaPos.com - Masa kecil adalah fondasi penting dalam membentuk kepribadian seseorang. Salah satu pengalaman yang sering dianggap “sepele” namun berdampak besar adalah kebiasaan orang tua membandingkan anaknya dengan orang lain—entah itu saudara, teman, atau bahkan anak tetangga.
Kalimat seperti “Kenapa kamu tidak bisa seperti dia?” mungkin terdengar biasa, tetapi dalam jangka panjang, hal ini bisa meninggalkan jejak psikologis yang mendalam.
Menurut berbagai kajian dalam psikologi perkembangan, kebiasaan ini tidak hanya memengaruhi rasa percaya diri, tetapi juga membentuk pola pikir, cara berelasi, dan bahkan keputusan hidup seseorang saat dewasa.
Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (9/4), terdapat tujuh sifat yang sering berkembang pada individu yang tumbuh dalam lingkungan penuh perbandingan.
1. Perfeksionisme yang Berlebihan
Anak yang sering dibandingkan cenderung merasa bahwa mereka harus selalu “cukup baik”—atau bahkan sempurna—untuk mendapatkan pengakuan. Mereka belajar bahwa cinta dan penerimaan bersyarat pada pencapaian.
Akibatnya, saat dewasa, mereka bisa menjadi perfeksionis. Standar yang mereka tetapkan sangat tinggi, dan kesalahan kecil pun terasa seperti kegagalan besar. Di satu sisi, ini bisa mendorong prestasi. Namun di sisi lain, hal ini juga bisa memicu stres, kecemasan, dan kelelahan mental.
2. Rasa Tidak Pernah Cukup (Low Self-Worth)
Jika sejak kecil seseorang selalu merasa “kurang dibandingkan orang lain,” mereka bisa membawa perasaan itu hingga dewasa. Mereka mungkin merasa tidak cukup pintar, tidak cukup menarik, atau tidak cukup sukses.
Ini bukan karena mereka benar-benar kurang, tetapi karena mereka terbiasa melihat diri melalui lensa perbandingan. Rasa tidak cukup ini sering muncul bahkan ketika mereka sudah mencapai banyak hal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Prediksi Skor Lecce vs Roma di Liga Italia: Misi I Giallorossi Curi 3 Poin di Stadio Via del Mare!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Celta Vigo vs Athletic Bilbao: Masih Tumpul, Los Leones Terancam Gagal Menang Lagi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG Karena Tak Penuhi SLHS, Ini Data Rinciannya
