
Ilustrasi seseorang yang sulit menetapkan batasan pribadi. (freepik)
JawaPos.com - Masa kecil adalah fondasi emosional yang membentuk cara seseorang memandang diri sendiri dan dunia. Kata-kata yang berulang kali kita dengar dari orang tua bukan sekadar kalimat lewat—ia menanamkan keyakinan, membentuk pola pikir, dan memengaruhi cara kita berelasi hingga dewasa.
Psikologi perkembangan menunjukkan bahwa pola komunikasi dalam keluarga sangat menentukan kemampuan seseorang dalam menetapkan batasan (boundaries) yang sehat.
Menariknya, banyak orang dewasa yang kesulitan berkata “tidak”, merasa bersalah saat memprioritaskan diri sendiri, atau terus-menerus mengorbankan kebutuhan pribadi, ternyata memiliki satu kesamaan: mereka tumbuh besar dengan mendengar frasa-frasa tertentu dari orang tua.
Dilansir dari Geediting, terdapat sepuluh frasa yang, jika sering diucapkan, dapat berdampak jangka panjang pada kemampuan seseorang dalam membangun batasan sehat di usia dewasa.
1. “Kamu harus nurut, jangan membantah orang tua”
Frasa ini sering dimaksudkan untuk menanamkan sopan santun, tetapi jika diulang tanpa ruang dialog, anak belajar bahwa pendapatnya tidak penting. Psikologi menyebut ini sebagai authoritarian parenting, di mana ketaatan lebih dihargai daripada pemahaman.
Saat dewasa, individu dengan latar ini cenderung sulit menyuarakan kebutuhan sendiri. Mereka takut dianggap tidak sopan, egois, atau melawan, sehingga batasan pribadi pun menjadi kabur.
2. “Jangan egois, pikirkan orang lain”
Empati adalah nilai penting, namun ketika empati selalu ditanamkan dengan mengorbankan diri sendiri, anak belajar bahwa kebutuhan pribadinya adalah hal yang salah. Mereka tumbuh dengan keyakinan bahwa memprioritaskan diri berarti menyakiti orang lain.
Akibatnya, saat dewasa, mereka kerap merasa bersalah ketika menetapkan batasan, bahkan untuk hal-hal yang wajar seperti waktu istirahat atau penolakan sederhana.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
