
Ilustrasi seseorang yang sulit menetapkan batasan pribadi. (freepik)
JawaPos.com - Masa kecil adalah fondasi emosional yang membentuk cara seseorang memandang diri sendiri dan dunia. Kata-kata yang berulang kali kita dengar dari orang tua bukan sekadar kalimat lewat—ia menanamkan keyakinan, membentuk pola pikir, dan memengaruhi cara kita berelasi hingga dewasa.
Psikologi perkembangan menunjukkan bahwa pola komunikasi dalam keluarga sangat menentukan kemampuan seseorang dalam menetapkan batasan (boundaries) yang sehat.
Menariknya, banyak orang dewasa yang kesulitan berkata “tidak”, merasa bersalah saat memprioritaskan diri sendiri, atau terus-menerus mengorbankan kebutuhan pribadi, ternyata memiliki satu kesamaan: mereka tumbuh besar dengan mendengar frasa-frasa tertentu dari orang tua.
Dilansir dari Geediting, terdapat sepuluh frasa yang, jika sering diucapkan, dapat berdampak jangka panjang pada kemampuan seseorang dalam membangun batasan sehat di usia dewasa.
1. “Kamu harus nurut, jangan membantah orang tua”
Frasa ini sering dimaksudkan untuk menanamkan sopan santun, tetapi jika diulang tanpa ruang dialog, anak belajar bahwa pendapatnya tidak penting. Psikologi menyebut ini sebagai authoritarian parenting, di mana ketaatan lebih dihargai daripada pemahaman.
Saat dewasa, individu dengan latar ini cenderung sulit menyuarakan kebutuhan sendiri. Mereka takut dianggap tidak sopan, egois, atau melawan, sehingga batasan pribadi pun menjadi kabur.
2. “Jangan egois, pikirkan orang lain”
Empati adalah nilai penting, namun ketika empati selalu ditanamkan dengan mengorbankan diri sendiri, anak belajar bahwa kebutuhan pribadinya adalah hal yang salah. Mereka tumbuh dengan keyakinan bahwa memprioritaskan diri berarti menyakiti orang lain.
Akibatnya, saat dewasa, mereka kerap merasa bersalah ketika menetapkan batasan, bahkan untuk hal-hal yang wajar seperti waktu istirahat atau penolakan sederhana.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022