
seseorang yang memupuk rasa malu./Magnific/reewungjunerr
JawaPos.com - Ada anak yang sudah tumbuh menjadi orang dewasa, memiliki pekerjaan, pasangan, keluarga, bahkan kehidupan yang terlihat baik-baik saja. Namun, jauh di dalam dirinya, masih ada suara yang terus mengatakan:
"Aku selalu mengecewakan orang."
"Aku anak yang tidak tahu berterima kasih."
"Kalau aku berbeda sedikit saja, mungkin orang tuaku akan lebih bahagia."
"Aku seharusnya bisa menjadi anak yang lebih baik."
"Aku merasa bersalah setiap kali melakukan sesuatu untuk diriku sendiri."
Perasaan seperti ini sering kali sulit dipahami oleh orang lain. Sebab, dari luar, orang tersebut sudah dewasa. Ia bebas menentukan pilihan hidupnya. Ia bahkan mungkin sudah tidak tinggal bersama orang tua.
Namun, secara emosional, masa lalu tidak selalu berhenti ketika seseorang mencapai usia dewasa.
Salah satu mekanisme psikologis yang dapat membuat pengalaman masa kecil terbawa hingga dewasa adalah hubungan antara rasa bersalah dan rasa malu.
Rasa bersalah pada dasarnya tidak selalu merupakan sesuatu yang buruk. Dalam bentuk yang sehat, rasa bersalah membantu seseorang menyadari bahwa ia telah melakukan sesuatu yang menyakiti orang lain, kemudian mendorongnya untuk memperbaiki kesalahan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022