
PERTAHANKAN ADAT: Sesepuh Sedulur Sikep Samin Klopoduwur, Blora, Mbah Lansio ikut berpartisipasi dalam pencoblosan Pemilu 2024 kemarin.
JawaPos.com - Banjir yang melanda Demak, Jawa Tengah, membuat lokasi tempat pemungutan suara (TPS) direlokasi. Warga pun harus menerobos air bah untuk menggunakan hak suaranya.
”Banjir sudah satu minggu ini. Jalan ke TPS capek juga karena jauh setelah dipindah. Lempoh (serasa lumpuh),” kata Dwi Mulyani, warga Desa Sari, Kecamatan Gajah, Demak, kepada Jawa Pos Radar Semarang kemarin (14/2). Ada tiga TPS di desa tersebut yang direlokasi. Yakni, TPS 10, 11, dan 12. Keluhan senada disampaikan warga lainnya, Sutrimo. ”Mau ke TPS, repot sekali akibat banjir,” ujarnya.
Subakir, warga lainnya, menjelaskan bahwa pemindahan dilakukan karena lokasi TPS yang lama di Dukuh Wonosari kebanjiran.
Ketua KPPS TPS 12 Desa Sari Eva Yulianto mengungkapkan, meski TPS direlokasi, semangat warga menggunakan hak pilihnya tetap tinggi. ”Pukul 10.00 sudah 60 persen yang gunakan hak pilihnya,” ungkapnya.
Berdasar data KPU Demak, gara-gara banjir, setidaknya ada 21 TPS di berbagai desa yang direlokasi ke tempat yang lebih aman. ”Kami pindahkan ke lokasi yang aman dari banjir,” ujar Ketua KPU Demak Siti Ulfaati.
Di Blora, kabupaten lain di Blora, Jawa Tengah, wong Samin atau yang juga dikenal sebagai Sedulur Sikep tak lupa menggunakan hak suara mereka. Sambil mengenakan pakaian tradisional khasnya, mereka datang ke TPS di Dusun Karangpace, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo.
Sesepuh Sedulur Sikep Samin Klopoduwur Mbah Lasio menuturkan, para Sedulur Sikep memilih calon yang mereka kenal dan sudah berkontribusi untuk wilayahnya. ”Kami memilih sebagai bentuk balas budi. Pernah dibantu salah seorang calon presiden soal air dulu,” terangnya saat ditemui di tempat pemungutan suara (TPS) 04 kemarin.
Selain itu, mereka memilih untuk terlibat dalam pemilu sebagai bentuk penyaluran hak pilih dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Diketahui, ada 74 warga Sedulur Sikep. ”Setelah ngarit (mencari rumput) di sawah, saya ke sini (TPS 04). Tepat waktu dan antre dengan warga lain yang mau nyoblos,” tuturnya.
Bukan hanya Sedulur Sikep yang berpakaian adat Samin saat nyoblos, tetapi juga para anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) TPS 04. Yang laki-laki memakai ikat kepala (udeng). Perempuan mengenakan kebaya hitam dengan bawahan batik. (hib/hul/bgs/c14/ttg)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022