
Tim ISI Denpasar saat menampilkan koreografi inovatif bertajuk Waruna-Mukti-Dwipantara dalam Festival Nusantara (Féte De L
JawaPos.com – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan, salah satu perguruan tinggi di Bali yakni Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar berhasil membawa dan memperkenalkan budaya Indonesia dalam ajang internasional bergengsi dan festival nasional.
Tim mahasiswa dan dosen ISI Denpasar ini mengepakkan sayap melalui inovasi seni, desain, dan budaya karya sivitas akademika.
Dilansir JawaPos.com dari Antara, Kamis (7/12), Rektor ISI Denpasar, Prof Dr Dr Wayan ‘Kun’ Adnyana mengatakan bahwa tim mahasiswa dan dosen ISI Denpasar belum lama ini telah tampil di Kuala Lumpur Malaysia dan Paris Perancis.
Sedangkan, di Indonesia mereka telah tampil di festival nasional di Jawa Timur yaitu Malang dan Situbondo.
Tim mahasiswa yang berkolaborasi dengan dosen ISI Denpasar ini menampilkan koreografi topeng Barongan pada International Mask Festival (IMF) II, di Kota Malang, Jawa Timur pada 17 November 2023 lalu.
Koreografi berjudul ‘Ruwat Tri Semaya’ didukung oleh 20 penyaji, dan dipimpin langsung Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Prof Komang Sudirga.
Selain itu, Himpunan Mahasiswa Program Studi Tari ISI Denpasar, mengkreasi koreografi prosesi untuk Situbondo Etnik Festival (SEF) di Situbondo, Jawa Timur pada 26 November 2023.
Koreografi prosesi itu berjudul ‘Waruna Murti’ dengan koreografernya yakni mahasiswa bernama Satria Wirapranata. Pergelaran ini juga melibatkan 20 penyaji dengan dua pembina (Kandiraras MA dan Reni Anggraeni MPd).
Selanjutnya, bersamaan dengan ajang Internasional Paris Fashion Week, karya koreografi dan desain fashion ISI Denpasar tampil untuk Festival Nusantara (Féte De L'Archipel) tahun 2023 beberapa waktu lalu di Paris, Perancis.
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Indonesia untuk Perancis, Mohammad Oemar secara langsung mengundang ISI Denpasar di kota mode Paris tersebut. Ia sangat mengapresiasi partisipasi ISI Denpasar dalam festival diplomatik terpenting Indonesia di Kota Paris.
Festival Nusantara mengusung karya koreografi inovatif bertajuk ‘Waruna-Mukti-Dwipantara’ yang mengisahkan kejayaan maritim Nusantara, sejak masa Kutai hingga Indonesia Merdeka.
Selain menampilkan koreografi tematik, tim yang berjumlah 20 penyaji yang terdiri atas mahasiswa terpilih, dosen, dan tenaga kependidikan, juga mempersembahkan komposisi tari nusantara yaitu Kekebyaran Oleg Tamulilingan dan Kebyar Duduk Kembar.
Tak hanya itu, peragaan busana adikarya mahasiswa Program Studi Desain Mode ISI Denpasar bernama Nata Kerthi Fashion Designer juga turut hadir. Busana anggun berbasis endek hasil karya lima mahasiswa tersebut tampil bersanding karya desainer kenamaan Indonesia, yang diperagakan langsung model internasional.
Dalam kegiatan ini, tim seni dan desainer dipimpin langsung oleh Rektor ISI Denpasar, Prof Kun Adnyana dan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Prof.Komang Sudirga serta melibatkan kolaborasi musisi gamelan Panca Indra asal Perancis.
"Partisipasi ini akan memposisikan ISI Denpasar sebagai perguruan tinggi yang bereputasi internasional, terlebih serangkaian ajang ini juga bekerjasama dengan Université Paris Nanterre dan Lembaga Kebudayaan Philharmonie De Paris," ungkap Kun Adnyana di Denpasar, Rabu (6/12) kemarin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Israel: The Green Army Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Deltras FC vs Persiba: Leonard Tupamahu Hafal Gaya Main Tamu
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Prediksi Susunan Pemain Yunani vs Jerman: Klopp Butuh Sentuhan Wirtz
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022