Salah satu kegiatan pendidikan Montessori (freepik/jcomp)
JawaPos.com – Pendidikan Montessori merupakan salah satu pendidikan usia dini yang dikembangkan oleh Dr. Maria Montessori yang juga seorang dokter Italia.
Pendidikan ini menekankan pada kebebasan anak dalam melakukan kegiatan yang bertujuan mendorong pertumbuhan ketat dan penuh motivasi bagi anak-anak di semua bidang baik kognitif, emosional,sosial dan politik.
Namun dibalik tujuan dari pendidikan Montessori ini masih banyak beberapa orang tua yang kurang memahami bahkan salah paham memaknai pendidikan ini.
Kesalahpahaman inilah yang akhirnya membuat sudut pandang orang tua menjadi kurang tepat dan enggan untuk memberikan pendidikan ini kepada anak.
Dilansir dari laman American Montessori Society, Minggu (24/3), terdapat 10 kesalahpahaman tentang pendidikan Montessori diantaranya :
Dari sudut pandang luar, ruang kelas Montessori mungkin tampak kacau. Namun, ruang kelas Montessori adalah lingkungan yang dipersiapkan dengan cermat, ruang yang berisi materi khusus yang dirancang dan diatur sedemikian rupa sehingga memenuhi kebutuhan anak-anak yang ditampungnya.
Baca Juga: Mengenal Imam Ja'far Al-Shadiq, Ilmuwan Islam Pusat Pendidikan dan Pengetahuan Sains Zaman Abbasiyah
Ruang kelas Montessori memang mewujudkan struktur dan keteraturan yang melekat namun ini sebagai bentuk pendekatan guru.
Guru memberikan pelajaran dengan hati-hati mengilustrasikan tujuan yang dimaksud yang nantinya siswa akan diberi kebebasan untuk memilih.
Pendidikan Montessori sangat menekankan pembelajaran akademis termasuk membaca, menulis, matematika dan sains. Namun hal itu dilakukan dengan cara yang menarik untuk siswa.
Sekarang pendidikan ini sudah diterapkan di lingkungan sekolah negeri, swasta, dan homeschooling.
Selain itu sudah ada program beasiswa dan kerjasama serta beberapa negara bagian memberikan kredit penitipan anak dan bantuan kepada keluarga yang berpenghasilan rendah sehingga pendidikan ini bisa diakses oleh banyak keluarga.
Pendidikan Montessori ini bersifat sekuler dan didasarkan pada observasi dan bukti ilmiah. Sehingga siswa dan keluarga dari berbagai latar belakang agama diterima di sekolah Montessori di seluruh dunia karena keberagaman yang dianut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022