
Ilustrasi calon mahasiswa menyiapkan uang kuliah tunggal (UKT) sebelum masuk universitas impian. (AI/ChatGPT)
JawaPos.com - Memilih kampus bukan hanya soal jurusan impian atau reputasi perguruan tinggi. Bagi banyak calon mahasiswa dan orang tua, pertimbangan biaya kuliah menjadi faktor yang tidak kalah penting. Salah satu istilah yang sering muncul saat masa pendaftaran adalah Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Sistem UKT sendiri dirancang agar biaya pendidikan terasa lebih adil karena menyesuaikan kemampuan ekonomi mahasiswa. Namun, tak jarang calon mahasiswa terkejut ketika mengetahui besaran UKT di setiap kampus berbeda, bahkan pada jurusan yang sama bisa berbeda sangat jauh.
Faktor paling mendasar dalam penentuan UKT adalah pendapatan keluarga. Kampus biasanya meminta dokumen pendukung seperti slip gaji, laporan usaha, atau surat keterangan penghasilan.
Semakin tinggi penghasilan orang tua, biasanya mahasiswa akan ditempatkan pada golongan UKT yang lebih tinggi. Sistem ini dibuat agar mahasiswa dari keluarga berpenghasilan rendah tetap memiliki akses pendidikan tinggi.
Selain penghasilan, jumlah anggota keluarga yang masih menjadi tanggungan juga diperhitungkan. Misalnya, keluarga dengan beberapa anak yang masih sekolah atau kuliah tentu memiliki beban finansial lebih besar.
Kondisi ini bisa menjadi pertimbangan kampus untuk memberikan golongan UKT yang lebih ringan.
Jenis pekerjaan orang tua juga memengaruhi penilaian ekonomi keluarga. Status sebagai pegawai negeri, karyawan swasta, pengusaha, hingga pekerja harian memiliki pola penghasilan yang berbeda. Kampus menilai stabilitas dan potensi pendapatan jangka panjang sebelum menentukan golongan UKT.
Beberapa perguruan tinggi turut menilai aset keluarga, seperti kepemilikan rumah, kendaraan, atau tanah. Aset dianggap sebagai indikator kemampuan finansial secara keseluruhan, sehingga dapat memengaruhi besaran UKT yang ditetapkan.
Mahasiswa yang harus merantau ke kota besar biasanya menghadapi biaya hidup lebih tinggi, mulai dari kos, transportasi, hingga kebutuhan sehari-hari.
Faktor ini turut dipertimbangkan dalam penentuan UKT agar biaya pendidikan tidak memberatkan.
Setiap kampus memiliki kebijakan internal yang berbeda. Jurusan dengan kebutuhan laboratorium, praktikum intensif, atau fasilitas khusus biasanya memiliki biaya operasional lebih besar. Hal inilah yang membuat UKT jurusan tertentu bisa lebih tinggi dibanding jurusan lain.
Banyak kampus menyediakan jalur banding UKT, beasiswa, atau keringanan biaya bagi mahasiswa berprestasi maupun kurang mampu. Karena adanya program ini, besaran UKT bisa berbeda antar mahasiswa bahkan dalam satu jurusan yang sama.
Dengan memahami faktor-faktor di atas, calon mahasiswa bisa mempersiapkan diri lebih matang sebelum menentukan pilihan kampus impian.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022