
Ilustrasi kampus Universitas Indonesia. (ruangguru.com)
JawaPos.com - Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia tahun (BPM FH UI) 2026, Javier Hattaguna Hartawan, mundur dari jabatannya di tengah kasus pelecehan yang melibatkan 16 mahasiswa FH UI.
Pengunduran diri tersebut disampaikan langsung melalui pernyataan tertulis yang dirilis pada Selasa (14/4).
Javier menyebut keputusan itu diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral sekaligus upaya menjaga stabilitas organisasi.
“Keputusan ini saya ambil sebagai pertanggung jawaban moril dengan mempertimbangkan dinamika yang berkembang serta demi menjaga kondusivitas dan keberlangsungan organisasi,” ujar Javier dalam pernyataannya, dikutip Rabu (15/4).
Ia menegaskan, langkah tersebut diambil agar BPM FH UI tetap dapat berjalan optimal sesuai nilai dan prinsip yang berlaku di lingkungan kampus.
“Agar BPM FH UI dapat tetap berjalan secara optimal sesuai dengan nilai, etika, integritas, serta nilai-nilai Pedoman Dasar Ikatan Keluarga Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Javier juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh civitas akademika atas kekurangan selama menjabat.
“Saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak, terkhusus keluarga besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia, apabila selama menjalankan amanah ini terdapat hal-hal yang kurang berkenan,” ucapnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan selama masa kepemimpinannya.
Baca Juga:Dekanat FH UI Telusuri Dugaan Pelecehan Mahasiswa di Grup Medsos, Buka Peluang Proses Pidana
“Saya juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan, dukungan serta kerja sama yang telah diberikan selama saya menjalankan amanah ini,” tambahnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
