
Dewi Sartika. (istimewa)
JawaPos.com - Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada hari ini, Selasa (21/4), kisah perjuangan Dewi Sartika menjadi salah satu inspirasi penting dalam sejarah pendidikan di Indonesia.
Sosoknya dikenal sebagai pelopor pendidikan bagi kaum perempuan di Tanah Air, khususnya di wilayah Pasundan, ketika akses pendidikan bagi kaum perempuan pada masa itu masih sangat terbatas.
Dewi Sartika mendapat keistimewaan mengakses pendidikan karena berada dari keluarga terpandang.
Dia lahir dari keluarga Sunda ternama yaitu R. Rangga Somanegara dan R. A. Rajapermas. Dewi Sartika lahir di Cicalengka, Bandung, pada 4 Desember 1884.
Kecintaannya pada pendidikan sudah terlihat sejak masih usia anak-anak. Pada saat itu, Dewi Sartika selalu bermain peran menjadi guru usai menimba ilmu di bangku sekolah bersama teman-temannya.
Pada awal abad ke-20, perempuan di Indonesia umumnya tidak mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan formal. Kondisi ini mendorong Dewi Sartika untuk mengambil langkah berani mendirikan sekolah khusus untuk kaum perempuan.
Dewi Sartika percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk meningkatkan derajat dan kemandirian perempuan dalam kehidupan sosial maupun keluarga.
Pada tahun 1904, Dewi Sartika mendirikan sekolah bernama Sakola Istri di Bandung.Pada tahun 1910, Sekolah Istri berganti nama menjadi Sakola Kaoetamaan Istri (Sekolah Keutamaan Perempuan).
Sekolah tersebut kemudian berkembang pesat menjadi cikal bakal lembaga pendidikan perempuan di berbagai daerah. Di sekolah ini, para siswi tidak hanya diajarkan membaca dan menulis, tapi juga dibekali keterampilan praktis seperti menjahit, memasak, dan tata krama.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022