
Suasana pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 hari pertama di Kampus C Universitas Airlangga, Surabaya, Selasa (21/4). (Humas Unair)
JawaPos.com - Sebagai lokasi Ujian Tulis Berbasis Komputer untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026, Universitas Airlangga Surabaya menemukan 79 daftar nama peserta yang terindikasi anomali.
Kordinator Pelaksana Pusat UTBK SNBT Universitas Airlangga 2026, Prof. I Made Narsa menyebut data 79 peserta ini didapatkan dari Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).
"Iya semuanya (79 peserta yang dicurigai anomali) itu tes hari pertama, hari ini, Selasa (21/4). Anomali saja, kaya datanya kok aneh, ya, jangan-jangan itu," ucap Made ditemui di Kampus C Unair Surabaya, Selasa (21/4).
Keanehan yang dimaksud, Made mencontohkan salah satu peserta berdomisili di Indonesia Barat memilih kampus di Jawa Tengah, namun mengikuti tes di wilayah berbeda dari domisili maupun lokasi kampus pilihannya.
Temuan ini patut diduga. Sebab, tingkat keketatan dan kualitas pengawasan di masing-masing pusat UTBK berbeda. Artinya, pola tersebut bisa saja diambil peserta untuk mendapatkan lokasi ujian yang tidak ketat.
"Bisa jadi dia berpikir di daerah pengawasannya lebih lengah, kan bisa begitu. Jadi dari pikiran normal, ini kok aneh ya, rumahnya di sini, milihnya di sini, kok tesnya di situ, itu patut kita curigai, anomali," imbuhnya.
Made menyebut dari 79 peserta UTBK-SNBT 2026 di Unair yang masuk daftar anomali, sebagian tidak hadir saat ujian. Termasuk seorang perempuan yang diungkap oleh panitia SNPMB karena dicurigai sebagai 'joki' ujian.
Sementara yang hadir diawasi ketat pengawas melalui verifikasi data dan pencocokan wajah secara langsung di lokasi ujian. Hasil pengawasan, tidak ditemukan indikasi kecurangan pada peserta yang hadir.
"Hasil pengawasan itu kita melihat di lapangan tidak ada kamera, tidak ada alat-alat yang dipakai aman ya dugaan aja. Kemudian satu nama yang diduga kuat sebagai penjoki juga tidak hadir," pungkas Made.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
