
ilustrasi AI (Freepik)
JawaPos.com – Rektor Swiss German University (SGU) Assoc. Prof. Dr. Dipl.-Ing. Samuel P. Kusumocahyo menilai pembelajaran berbasis pengalaman langsung menjadi pendekatan penting. Ini untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Menurutnya, siswa perlu memahami pemanfaatan teknologi dalam riset dan pemecahan masalah. Mereka tidak cukup hanya belajar teori di ruang kelas.
"Di Swiss German University, kami percaya pembelajaran terbaik lahir dari pengalaman langsung. Melalui DY/DX 2.0, para siswa tidak hanya belajar teori, tapi juga mengalami langsung proses penelitian, bagaimana Artificial Intelligence mendukung sains, serta pentingnya inovasi dan keberlanjutan," ujarnya, Sabtu (4/7).
Pernyataan itu disampaikan Samuel saat penyelenggaraan DY/DX 2.0 oleh Faculty of Life Sciences and Technology (FLST) SGU.
Program tiga hari intensif ini diikuti puluhan siswa SMA dari berbagai daerah Indonesia untuk mengenal riset, AI, dan praktik keberlanjutan.
Peserta mendapat pembekalan penyusunan problem statement, metodologi penelitian, analisis data, dan penulisan karya ilmiah dari dosen SGU.
Mereka juga mengikuti lokakarya seperti pembuatan biodiesel, Bobalogy, dan pemanfaatan AI untuk cell counting.
Ini membantu mereka melihat langsung penerapan teknologi dalam penelitian modern.
"Kami berharap pengalaman ini menginspirasi mereka menjadi generasi kritis, inovatif, dan siap memberi solusi masa depan," kata Samuel.
Dekan Faculty of Life Sciences and Technology SGU, Assoc. Prof. Dr. Hery Sutanto, S.Si., M.Si., mengatakan program itu dirancang untuk pengalaman belajar beda dari kelas konvensional. DY/DX 2.0 mengenalkan riset bukan sekadar teori buku, tapi proses menemukan solusi tantangan nyata.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
