Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Juli 2026 | 05.55 WIB

Kecam Tindakan Doxing ke Salah Satu Dosen yang Komentari Menteri PU, FH UGM Siap Lindungi

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. (Antara) - Image

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. (Antara)

JawaPos.com - Dekan Fakultas Hukum UGM Dahliana Hasan mengecam tindakan doxing terhadap salah satu dosennya, Nabiyla Risfa Izzati usai mengomentari kebijakan Menteri PU Dody Hanggodo terkait mutasi pejabat di lingkungan Kementerian PU. Tindakan doxing disebut mencederai demokrasi.

"Mengecam segala bentuk tindakan intimidatif, ancaman, maupun upaya pembungkaman yang mencederai kebebasan akademik. Tindakan tersebut bukan hanya menyerang individu, melainkan mencederai integritas institusi pendidikan dan prinsip demokrasi di Indonesia," ujar Dahliana dalam keterangan resminya, Jumat (17/7).

Ia menegaskan bahwa pimpinan dan segenap sivitas akademika FH UGM berkomitmen penuh untuk melindungi Nabiyla karena doxing tersebut.

"Kami menjamin bahwa setiap staf pengajar yang menjalankan tugas tridarma perguruan tinggi dengan integritas akan mendapatkan perlindungan dan dukungan penuh dari institusi," ucapnya.

Di sisi lain, Dahliana juga menyampaikan bahwa pihaknya menyediakan pendampingan hukum untuk Nabiyla dalam menghadapi pengancaman tersebut.

"FH UGM siap mengerahkan seluruh sumber daya dan jaringan yang ada untuk memastikan hak-hak konstitusional yang bersangkutan terlindungi," pungkasnya.

Sebelum mengalami dugaan doxing, Nabiyla mengunggah komentar di akun X yang menanggapi unggahan lain mengenai mutasi seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian PU. Dalam unggahannya, ia menulis, "PTUN-in aja sih pejabat dzalim kayak gini. Greget banget gweh."

Tak lama setelah unggahan tersebut, Nabiyla mengaku menerima pesan melalui WhatsApp yang berisi ancaman agar menghapus cuitannya. Pengirim pesan disebut menyertakan berbagai data pribadi, mulai dari alamat, Nomor Induk Kependudukan (NIK), tempat dan tanggal lahir, data keluarga, hingga lokasi terakhir gawai miliknya.

"Tadi siang habis dapat ancaman untuk menghapus postingan twit tentang Menteri PU, dengan membuka data pribadi yang berisi alamat, NIK, TTL, data keluarga, dan lokasi terakhir gawai saya," tulis Nabiyla di akun X.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore