Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 September 2026 | 16.59 WIB

Anggota DPR Minta Kemendikdasmen Perhatikan Kesejahteraan Semua Guru

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih. (ANTARA/Humas DPR RI) - Image

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih. (ANTARA/Humas DPR RI)

JawaPos.com - Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) agar memperhatikan kesejahteraan semua guru.

“Ini guru sudah diperhatikan, tetapi masih di sekolah negeri. Selanjutnya, bagaimana caranya advokasi atau afirmasi pada guru di sekolah swasta,” kata pria yang akrab disapa Fikri itu, dikutip di Jakarta, Rabu (23/9).

Lebih lanjut, ia juga menyoroti bahwa tenaga kependidikan kerap terpinggirkan dalam pembahasan kesejahteraan. Padahal, kata dia melanjutkan, Kemendikdasmen memiliki Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK).

“Isunya juga guru, sementara sudah lama kita diskusi tidak hanya guru, tetapi tenaga kependidikan. Ditjennya juga namanya GTK, Guru dan Tenaga Kependidikan,” kata Fikri.

Hal itu pun telah dia sampaikan dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, yang membahas Penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kemendikdasmen TA 2027 di Jakarta, Senin (21/9).

Selain kesejahteraan pendidik, Fikri juga menyoroti kondisi darurat infrastruktur pendidikan. Dari 1,8 juta ruang kelas yang tercatat pada rentang 2014-2024, diketahui sekitar 1,3 juta di antaranya rusak. “Hanya kira-kira 500.000 yang layak, atau tepatnya 466.000,” kata dia.

Berikutnya, legislator dari daerah pemilihan (dapil) IX Jawa Tengah yang meliputi Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes itu juga menyoroti wacana aktual Presiden yang akan menggratiskan sekolah dari SD hingga perguruan tinggi. Fikri merespons positif hal tersebut, namun dengan memberikan catatan kritis.

Ia mengingatkan bahwa Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mewajibkan pendidikan dasar (SD dan SMP) gratis, tidak hanya di sekolah negeri, tetapi juga swasta. Menurutnya, dengan anggaran pendidikan yang kini mencapai Rp 820 triliun, negara mampu merealisasikan amanat tersebut.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore