Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Oktober 2026 | 02.43 WIB

Jadi Professor of Practice, Tasdiyanto Soroti Strategi Ekonomi Hijau Menuju Pertumbuhan 8 Persen

Dr. Tasdiyanto setelah dikukuhkan sebagai Professor of Practice in Environmental Economics di Universiti Geomatika Malaysia, Sabtu (3/10). - Image

Dr. Tasdiyanto setelah dikukuhkan sebagai Professor of Practice in Environmental Economics di Universiti Geomatika Malaysia, Sabtu (3/10).

JawaPos.com - Indonesia dinilai membutuhkan pendekatan baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga mencapai target 8 persen. Upaya tersebut dinilai perlu berjalan beriringan dengan pembangunan yang tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Hal itu disampaikan Tasdiyanto setelah dikukuhkan sebagai Professor of Practice in Environmental Economics di Universiti Geomatika Malaysia, Sabtu (3/10).

Prosesi pengukuhan berlangsung di hadapan jajaran pimpinan Universiti Geomatika Malaysia serta Majelis Syarahan Profesor universitas tersebut.

Dalam kesempatan itu, Tasdiyanto menyebut pengukuhan yang diterimanya bukan sekadar pencapaian akademik. Menurut dia, posisi tersebut merupakan amanah untuk turut berkontribusi dalam menyiapkan generasi penerus melalui sektor pendidikan.

"Pengukuhan ini merupakan amanah untuk ikut membangun generasi penerus melalui dunia pendidikan. Bangsa Indonesia memerlukan cara-cara baru untuk meraih pertumbuhan ekonomi 8 persen dan menjadi negara maju yang berperadaban ramah lingkungan," kata Tasdiyanto dalam keterangannya, Minggu (4/10).

Ia menekankan, konsep ekonomi lingkungan memiliki peran penting dalam menjembatani kepentingan pembangunan ekonomi dengan kebutuhan menjaga kelestarian lingkungan.

"Environmental economics harus mampu mempertemukan kepentingan pertumbuhan ekonomi dengan keberlanjutan lingkungan," tegasnya.

Tasdiyanto memiliki rekam jejak panjang, baik di pemerintahan maupun dunia akademik. Ia pernah dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal Komnas HAM RI pada periode 2017–2021.

Setelah itu, Tasdiyanto menjalankan tugas sebagai Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 2021–2025. Pada 2025–2026, ia kemudian dipercaya menjadi Staf Ahli Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore