
Sekretaris Ditjen Sains dan Teknologi Kemendiktisaintek Samsuri jadi narasumber seminar wisuda di kampus Universitas Terbuka (UT), Tangerang Selatan. (Humas UT)
JawaPos.com - Sekretaris Ditjen Sains dan Teknologi Kemendiktisaintek Samsuri jadi narasumber Seminar Wisuda Universitas Terbuka (UT) Wilayah 1 di Tangerang Selatan (26/10).
Dia menyoroti masih rendahnya angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi.
Pemerintah berupaya meningkatkan APK, lewat beragam cara. Salah satunya mematangkan kebijakan kuliah gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Di hadapan ratusan mahasiswa yang bakal diwisuda, Samsuri mengatakan APK pendidikan tinggi di Indonesia saat ini masih 35 persen.
"Artinya ada masyarakat di usia kuliah, yaitu 19 tahun 23 tahun yang belum kuliah," tutur dia, dalam seminar bertajuk Generasi Cerdas, Berintegritas, dan Siap Mendunia itu.
Dia lantas membandingkan APK pendidikan tinggi di Korea Selatan saat ini sudah sekitar 95 persen.
Contoh lainnya APK pendidikan tinggi di Malaysia sudah sekitar 45 sampai 50 persen.
Samsuri mengatakan pemerintah Indonesia menargetkan APK pendidikan tinggi bisa naik jadi 40 persen.
Di lapangan banyak faktor yang membuat APK pendidikan tinggi masih rendah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022