
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kemenag Sahiron. (Istimewa)
JawaPos.com - Setelah medali diraih dan pameran ditutup, ke mana hasil riset mahasiswa akan dibawa? Pertanyaan itu menjadi tantangan penting dalam penyelenggaraan Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III PTKIN 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Ajang yang berlangsung pada 3–7 November 2026 tersebut akan mempertemukan 497 finalis dari 54 PTKIN.
Di tengah persaingan memperebutkan prestasi, perhatian juga diarahkan pada peluang mengembangkan hasil penelitian agar memiliki manfaat lebih luas.
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kemenag Sahiron mengatakan, kemampuan PTKIN dalam sains dan teknologi akan semakin kuat ketika penelitian dapat menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.
”Keunggulan kampus Islam harus terasa dalam mutu ilmu dan manfaatnya. Kami ingin mahasiswa mampu menghasilkan penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus peka terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Sahiron dilansir dari Antara, Minggu (1/11).
”Medali merupakan pengakuan atas capaian mahasiswa. Tugas perguruan tinggi berikutnya adalah melihat karya mana yang layak dikembangkan, pengujian apa yang masih diperlukan, dan dukungan apa yang dibutuhkan agar penelitian itu terus bergerak,” lanjut Sahiron.
Baca Juga:Konsolidasi DEMA PTKIN III: Wamenag hingga Mahasiswa Serukan Penguatan Gerakan Intelektual
Menurut dia, kemampuan PTKIN dalam sains dan teknologi akan semakin kuat ketika penelitian dapat menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat. Bidang kesehatan, pangan, energi, dan lingkungan memberi ruang luas bagi kontribusi tersebut.
OASE III menyediakan ruang kompetisi yang berkaitan langsung dengan kebutuhan itu.
Cabang risetnya mencakup nanoteknologi dan kesehatan, teknologi produk halal dan ketahanan pangan, pengelolaan limbah dan lingkungan hidup, serta konservasi energi untuk kampus hijau.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022