
Carlos Queiroz jadi pelatih baru Timnas Ghana. (@GhanaBlackstars/X)
JawaPos.com–Federasi Sepak Bola Ghana (GFA) resmi menunjuk Carlos Queiroz sebagai pelatih kepala tim nasional senior Black Stars pada Selasa (14/4). Pelatih berusia 73 tahun itu akan memimpin Ghana dalam kampanye Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Carlos Queiroz langsung bekerja dan akan menghadapi jadwal padat di fase grup. Ghana dijadwalkan melakoni laga pertama Grup L melawan Timnas Panama pada 18 Juni di BMO Field, Toronto. Selanjutnya, mereka akan menghadapi Timnas Inggris pada 24 Juni di Gillette Stadium, Foxborough; sebelum menutup fase grup melawan Timnas Kroasia pada 28 Juni di Lincoln Financial Field, Philadelphia.
Menurut sumber internal GFA yang dilansir dari ESPN, penunjukan itu bersifat jangka pendek hingga akhir turnamen dan akan dievaluasi kembali setelah Piala Dunia usai. Dalam pernyataannya di situs resmi GFA, Carlos Queiroz menegaskan komitmennya. Sang pelatih menyebut tugas itu sebagai sebuah misi dan dia siap memberikan seluruh pengalamannya demi kebahagiaan masyarakat Ghana.
”Ini bukan sekadar pekerjaan biasa, ini adalah sebuah misi. Dan saya siap memberikan seluruh pengalaman serta pengetahuan saya sekali lagi, demi permainan dan kebahagiaan masyarakat,” tulis Queiroz.
Penunjukan Queiroz mengakhiri proses pencarian pelatih yang berlangsung selama dua pekan, setelah GFA memecat Otto Addo pada 30 Maret. Keputusan itu diambil hanya beberapa jam setelah Ghana kalah 1-2 dari Jerman dalam laga uji coba di Stuttgart.
Hasil itu menjadi kekalahan keempat beruntun Black Stars dalam persiapan menuju turnamen. Sebelumnya,mereka juga takluk dari Jepang, Korea Selatan, dan Austria, termasuk kekalahan telak 1-5 di Wina.
Padahal, Addo sebelumnya sukses meloloskan Ghana ke Piala Dunia dengan catatan impresif, yakni delapan kemenangan dan satu hasil imbang dari sepuluh pertandingan kualifikasi. Namun, performa buruk dalam laga persiapan membuatnya harus angkat kaki hanya 72 hari sebelum pembukaan turnamen.
Presiden GFA Kurt Okraku mengungkapkan bahwa federasi menerima lebih dari 600 lamaran dalam 24 jam pertama setelah pemecatan Addo, meskipun tidak pernah membuka pendaftaran secara resmi. Dalam proses seleksi, Queiroz mengungguli sejumlah kandidat ternama. Sebelumnya, Slaven Bilic sempat menjadi favorit setelah melakukan pembicaraan langsung dengan GFA.
Sementara itu, Herve Renard juga disebut sebagai kandidat kuat, bahkan berpotensi dipertimbangkan untuk proyek jangka panjang setelah turnamen. Nama lain seperti Kwesi Appiah, Tom Saintfiet, dan Kim Lars Bjorkgren juga sempat masuk dalam daftar pendek.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
