
Yuto Nagatomo menangis haru setelah masuk skuad Jepang untuk Piala Dunia 2026 dan berpeluang mencetak sejarah lima edisi turnamen dunia. (Instagram @fabriziorom, @yutonagatomo55)
JawaPos.com — Bek senior Jepang, Yuto Nagatomo, menangis haru setelah namanya masuk skuad resmi Jepang untuk Piala Dunia 2026 yang diumumkan pelatih Hajime Moriyasu pada 15 Mei 2026. Pemanggilan ini membuat Nagatomo berpeluang menjadi pemain Asia pertama yang tampil di lima edisi Piala Dunia sekaligus mencetak sejarah besar bagi sepak bola Jepang.
Momen emosional itu langsung viral di media sosial Jepang. Banyak suporter menyebut Nagatomo sebagai “pejuang abadi” karena tetap mampu bersaing di level tertinggi meski usianya sudah menginjak 39 tahun.
Nama Yuto Nagatomo menjadi sorotan utama saat Jepang mengumumkan daftar 26 pemain menuju Piala Dunia 2026.
Di tengah dominasi pemain muda yang berkarier di Eropa seperti Takefusa Kubo, Ayase Ueda, dan Daichi Kamada, kehadiran Nagatomo menghadirkan cerita emosional tersendiri.
Jika benar tampil di turnamen nanti, Nagatomo akan masuk daftar elite pemain yang pernah bermain di lima Piala Dunia.
Sebelumnya, pencapaian tersebut hanya diraih nama-nama besar seperti Rafael Marquez, Andres Guardado, Antonio Carbajal, dan Gianluigi Buffon.
Tangisan Nagatomo pecah sesaat setelah mengetahui dirinya kembali dipercaya memperkuat Samurai Biru. Reaksi itu memperlihatkan betapa besar arti kesempatan terakhir tersebut bagi sang bek veteran Jepang.
Di usia yang tak lagi muda untuk ukuran pesepak bola profesional, Yuto Nagatomo masih menunjukkan kualitas fisik dan pengalaman luar biasa.
Pada musim 2026 bersama FC Tokyo, ia mencatatkan delapan penampilan dan tetap dipercaya mengisi sektor kiri pertahanan.
Karier panjang Nagatomo juga membuatnya menjadi salah satu pemain Asia paling berpengalaman di Eropa. Ia pernah memperkuat klub-klub besar seperti Inter Milan, Galatasaray, hingga Olympique de Marseille.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
