
Pemain Tunisia merayakan kemenangan saat kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan rekor tanpa kebobolan. (Instagram/@ftf.tn)
JawaPos.com — Timnas Tunisia datang ke Piala Dunia 2026 dengan status underdog di Grup F yang dihuni Swedia, Jepang, dan Belanda. Meski jadi tim dengan ranking FIFA terendah di grup tersebut, Eagles of Carthage tetap percaya diri memberi kejutan dan memburu sejarah lolos pertama ke fase gugur.
Tunisia akan memainkan dua laga awal di Meksiko melawan Swedia dan Jepang sebelum menghadapi Belanda di Kansas City, Amerika Serikat.
Format baru Piala Dunia yang membuka peluang lebih besar ke fase knockout membuat asa Tunisia tetap hidup meski tantangannya sangat berat.
Sepanjang sejarah, Tunisia sudah tampil tujuh kali di Piala Dunia termasuk edisi 2026. Namun dari enam partisipasi sebelumnya, mereka belum pernah sekalipun lolos dari fase grup.
Tunisia lolos ke Piala Dunia 2026 dengan performa impresif sepanjang babak kualifikasi zona Afrika. Mereka mencatat sembilan kemenangan, satu hasil imbang, tanpa kekalahan, serta hanya kebobolan nol gol dari 10 pertandingan.
Produktivitas memang belum terlalu meledak karena Tunisia hanya mencetak 22 gol selama kualifikasi. Namun kekuatan utama mereka terlihat jelas dari organisasi pertahanan yang disiplin dan sulit ditembus lawan.
Empat kemenangan Tunisia bahkan baru dipastikan pada 10 menit akhir pertandingan.
Situasi itu menunjukkan mentalitas kuat sekaligus memperlihatkan masalah klasik mereka dalam membongkar pertahanan lawan sejak awal laga.
Mohamed Ali Ben Romdhane menjadi top skor Tunisia di kualifikasi dengan empat gol. Sementara Ali Abdi dan Naïm Sliti sama-sama menyumbang tiga assist.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022