
Manuel Negrete bersama patung gol tendangan gunting spektakulernya saat Meksiko mengalahkan Bulgaria 2-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 1986 di Estadio Azteca, Mexico City. (FIFA)
JawaPos.com — Manuel Negrete menciptakan salah satu gol paling ikonik dalam sejarah Piala Dunia saat membawa Meksiko mengalahkan Bulgaria 2-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 1986 di Estadio Azteca, Mexico City. Tendangan gunting spektakulernya tidak hanya mengantar El Tri melaju ke perempat final, tetapi juga mengukuhkan namanya dalam folklore sepak bola dunia.
Piala Dunia selalu melahirkan momen-momen magis yang dikenang lintas generasi.
Dari gol solo memukau hingga penyelesaian akhir yang mustahil dilakukan, turnamen terbesar sepak bola itu menjadi panggung bagi lahirnya karya seni di atas lapangan.
Menjelang duel melawan Bulgaria pada 15 Juni 1986, perhatian publik Meksiko tertuju kepada Hugo Sanchez.
Penyerang berusia 27 tahun itu sedang berada di puncak kariernya setelah menjalani musim debut yang luar biasa bersama Real Madrid.
Sanchez bahkan sudah menjadi pahlawan saat mencetak gol kemenangan Meksiko atas Belgia pada laga pembuka. Banyak yang memperkirakan dirinya kembali menjadi penentu dalam fase gugur.
Namun cerita besar malam itu justru datang dari sosok lain. Nama Manuel Negrete, gelandang pekerja keras yang tidak terlalu sering menghiasi halaman depan surat kabar, mendadak menjadi pusat perhatian dunia.
Meksiko tidak menjalani pertandingan dengan mudah. Bulgaria tampil disiplin dan mampu meredam berbagai upaya serangan tuan rumah sepanjang pertandingan.
Penjaga gawang Borislav Mihaylov menjadi salah satu alasan utama mengapa Bulgaria mampu bertahan. Ia beberapa kali melakukan penyelamatan penting yang membuat para pendukung tuan rumah frustrasi.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
