
Michel Platini melayangkan gugatan kepada Gianni Infantino. (@lequipe/X).
JawaPos.com - Mantan bintang sepak bola Prancis Michel Platini kembali melayangkan langkah hukum terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino pada Senin (8/6). Langkah hukum itu menjadi kelanjutan dari tuduhan yang sempat diajukan pada 2022.
Dalam pengaduan terbarunya, Platini menuduh adanya konspirasi berupa tuduhan palsu dan praktik penyalahgunaan pengaruh yang bertujuan menghalangi dirinya menjadi Presiden FIFA sekitar satu dekade lalu. Melalui kuasa hukumnya di Paris, Platini tidak hanya mengajukan gugatan pidana, tetapi juga berencana melayangkan gugatan perdata terhadap FIFA untuk menuntut ganti rugi atas kerugian yang dialami.
Konflik itu berawal dari Platini yang digadang-gadang menjadi kandidat kuat untuk memimpin FIFA, menggantikan Sepp Blatter yang mundur di tengah skandal korupsi besar pada 2015. Namun, peluang itu sirna setelah dirinya terseret dalam kasus dugaan penyimpangan keuangan.
Dilansir dari ESPN, kasus itu berkaitan dengan pembayaran sebesar 2 juta franc Swiss (sekitar Rp 45 miliar) yang diterima Platini. Investigasi yang dilakukan otoritas Swiss saat itu menyebabkan Platini dan Blatter sama-sama tersingkir dari jabatan mereka.
Meskipun demikian, dalam perkembangan terbaru, keduanya telah dua kali dinyatakan tidak bersalah oleh pengadilan Swiss, yakni pada 2022 dan pada putusan banding 2025.
Dalam pengaduannya, Platini menilai bahwa kasus hukum yang menjeratnya pada 2015 merupakan bagian dari skenario yang disengaja untuk menjatuhkan reputasinya. Platini menyebut adanya upaya sistematis untuk mencegah dirinya menduduki posisi tertinggi di FIFA.
Selain Infantino, lima tokoh lain turut menjadi sasaran gugatan, termasuk mantan Jaksa Agung Swiss tahun 2015 Michael Lauber serta mantan direktur hukum FIFA Marco Villiger. Infantino sendiri terpilih sebagai Presiden FIFA pada 2016. Saat itu, Infantino dianggap sebagai kandidat kejutan yang berasal dari UEFA dan sebelumnya menjabat sebagai sekretaris jenderal di bawah kepemimpinan Platini.
Pengajuan gugatan itu pun terjadi hanya tiga hari sebelum pembukaan Piala Dunia FIFA 2026 yang digelar di Amerika Utara. Hingga saat ini, baik Infantino maupun pihak FIFA belum memberikan tanggapan resmi terkait gugatan terbaru yang diajukan oleh Platini.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
