Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 Juni 2026 | 00.38 WIB

Salah Satu Wasit Terbaik FIFA Ditolak Masuk Amerika Serikat, Terancam Gagal Pimpin Laga Piala Dunia 2026?

Wasit Somalia Omar Artan ditolak masuk AS menjelang Piala Dunia 2026, meski sudah memiliki visa. (ig @omar_artan) - Image

Wasit Somalia Omar Artan ditolak masuk AS menjelang Piala Dunia 2026, meski sudah memiliki visa. (ig @omar_artan)

JawaPos.com - Menjelang Piala Dunia 2026, kontroversi kembali muncul di Amerika Serikat. Kali ini bukan soal pemain atau suporter, melainkan seorang wasit FIFA yang justru ditolak masuk ke negara tuan rumah.

Omar Abdulkadir Artan, wasit asal Somalia yang dijadwalkan bertugas pada Piala Dunia 2026, dilaporkan dipulangkan setelah tiba di Amerika Serikat. Kabar tersebut memicu tanda tanya besar karena Artan sebelumnya telah mendapatkan visa dan dinyatakan siap memimpin pertandingan di turnamen terbesar sepak bola dunia itu.

Melansir Give Me Sport, informasi awal diungkapkan jurnalis Romain Molina. Artan mengalami kesulitan dalam proses pengurusan visa dan bahkan mendapatkan bantuan dari Kedutaan Besar Somalia di Nairobi yang memberinya paspor diplomatik untuk memperlancar proses perjalanan. Namun setibanya di Amerika Serikat, langkah tersebut ternyata tidak cukup.

"Wasit Somalia, Omar Artan, yang ditunjuk oleh FIFA untuk memimpin pertandingan di Piala Dunia, ditolak masuk ke Amerika Serikat. Mengingat kesulitan yang dihadapinya dalam mendapatkan visa, dia menerima dukungan dari kedutaan Somalia di Nairobi, yang memberinya paspor diplomatik," tutur Romain Molina.

Molina menambahkan hal itu tidak cukup bagi pihak berwenang Amerika, yang segera mengirimnya kembali. Dia menyebut Artan memimpin pertandingan leg kedua final Liga Champions tahun lalu antara Pyramids FC dan Mamelodi Sundowns dan dinobatkan sebagai Wasit Terbaik Afrika 2025 versi CAF.

Laporan lain dari jurnalis Afrika Micky Jnr menyebut Artan melakukan perjalanan dari Kenya dengan transit di Turki sebelum akhirnya tiba di Amerika Serikat. Namun, dia langsung ditolak masuk dan dipulangkan kembali ke Turki tanpa penjelasan rinci yang disampaikan saat itu.

"Dia melakukan perjalanan dari Kenya, transit melalui Turki dan akhirnya tiba di Amerika Serikat. Namun setibanya di sana, dia ditolak masuk oleh pihak imigrasi dan dikembalikan ke Turki. Tidak ada penjelasan yang jelas yang diberikan," papar Micky Jnr.

CBP Sebut Ada Masalah Verifikasi

Belakangan, otoritas Amerika Serikat melalui Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut. Dalam pernyataannya, CBP menjelaskan bahwa Artan menjalani pemeriksaan tambahan setibanya di Bandara Internasional Miami pada 6 Juni setelah terbang dari Istanbul.

Pemeriksaan tersebut disebut sebagai prosedur rutin yang dilakukan ketika petugas perlu memverifikasi informasi tertentu. Setelah proses pemeriksaan selesai, CBP memutuskan bahwa Artan tidak memenuhi syarat untuk masuk ke Amerika Serikat karena ada masalah verifikasi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore