
Wasit asal Somalia Omar Artan ditolak masuk Amerika Serikat. (@PolymarketFC/X).
JawaPos.com - Panggung sepak bola dunia semakin memanas jelang berlangsungnya Piala Dunia 2026 yang tinggal menghitung hari. Turnamen edisi kali ini dipastikan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah dengan jumlah peserta yang meningkat signifikan menjadi 48 tim.
Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan menjadi tuan rumah bersama dalam ajang yang menghadirkan total 104 pertandingan. Bertambahnya jumlah tim dan laga secara otomatis berdampak pada kebutuhan perangkat pertandingan yang lebih besar jika dibandingkan dengan edisi sebelumnya.
Dilansir dari ESPN, sebanyak 170 ofisial pertandingan telah ditunjuk untuk mengawal jalannya turnamen yang terdiri atas wasit, asisten wasit, serta video assistant referee (VAR). Terdapat total 52 orang yang akan bertugas sebagai wasit utama.
Jumlah itu memungkinkan setiap wasit memimpin rata-rata dua pertandingan sepanjang turnamen. Jika dibandingkan dengan edisi sebelumnya di Qatar, terdapat tambahan 16 wasit baru.
Dari sisi distribusi konfederasi, UEFA (Eropa) menjadi penyumbang terbanyak dengan 15 wasit. Beberapa nama besar kembali dipercaya, seperti Szymon Marciniak asal Polandia yang memimpin final Piala Dunia 2022, serta Anthony Taylor dan Michael Oliver dari Inggris yang sudah akrab di kompetisi Liga Inggris
Konfederasi CONMEBOL (Amerika Selatan) menyumbang 12 wasit, sedangkan CONCACAF (Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia) memiliki sembilan perwakilan, termasuk empat wasit dari negara tuan rumah. AFC (Asia) mengirimkan delapan wasit tanpa perwakilan dari Asia Tenggara, CAF (Afrika) tujuh wasit, dan OFC (Oseania) hanya diwakili satu nama, yakni Campbell-Kirk Kawana-Waugh dari Selandia Baru.
Tidak hanya wasit utama, jumlah asisten wasit juga mengalami peningkatan signifikan. Sebanyak 88 asisten wasit dipanggil untuk Piala Dunia 2026, meningkat 19 orang dari 69 orang pada edisi 2022. Di sisi lain, total 30 ofisial VAR ditunjuk untuk turnamen ini, meningkat enam orang dari 24 pada Piala Dunia sebelumnya. Namun, tidak ada perwakilan dari OFC dalam kategori ini.
Menariknya, pengadil asal Somalia Omar Artan yang sebelumnya masuk daftar wasit utama dipastikan gagal mewakili negaranya. Pasalnya, Artan ditolak oleh pihak imigrasi Amerika Serikat akibat kendala visa. Keikutsertaan Artan dalam ajang Piala Dunia 2026 pun harus pupus setelah nasibnya dikonfirmasi langsung oleh FIFA pada Senin (8/7).
“FIFA dapat mengonfirmasi bahwa ofisial pertandingan Omar Abdulkadir Artan tidak akan dapat berlatih maupun memimpin pertandingan di Piala Dunia FIFA 2026 setelah ia ditolak masuk ke Amerika Serikat. FIFA tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah, termasuk dalam penilaian visa, dan telah diberi tahu oleh pihak berwenang bahwa status Tuan Artan tidak akan berubah untuk saat ini,” kata juru bicara FIFA dikutip dari The Athletic.
Baca Juga:Menuju Piala Dunia 2026, Scaloni Pastikan Lionel Messi Tampil Bela Timnas Argentina Kontra Islandia
FIFA pun menerapkan kebijakan ketat terkait penunjukan ofisial pertandingan guna menjaga integritas kompetisi. Setiap wasit dan perangkat pertandingan baru akan diumumkan secara resmi 24 hingga 48 jam sebelum laga dimulai.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022