
Christian Pulisic dipanggil Timnas Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026. (Dok. Christian Pulisic)
JawaPos.com - Amerika Serikat akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Paraguay pada laga perdana Grup D yang berlangsung di SoFi Stadium, Inglewood, Sabtu (13/6) pagi WIB.
Pertandingan ini menjadi salah satu duel yang menarik perhatian karena mempertemukan tuan rumah dengan salah satu tim Amerika Selatan yang dikenal memiliki organisasi permainan yang disiplin. Sebagai salah satu penyelenggara turnamen, Amerika Serikat datang dengan ekspektasi yang tinggi.
Dukungan puluhan ribu pendukung di stadion diperkirakan akan memberikan suntikan motivasi tambahan bagi skuad asuhan Mauricio Pochettino. Namun di balik keuntungan bermain di kandang sendiri, tekanan besar juga mengiringi langkah mereka.
Baca Juga:Prediksi Skor Timnas Brasil vs Maroko di Piala Dunia 2026: Era Baru Selecao Bersama Carlo Ancelotti
Pochettino masih berupaya menemukan konsistensi terbaik sejak mengambil alih kursi pelatih tim nasional. Dalam beberapa turnamen terakhir, performa Amerika Serikat belum sepenuhnya meyakinkan. Mereka gagal mencapai hasil yang diharapkan di ajang CONCACAF Nations League dan juga harus puas menjadi runner-up pada Gold Cup setelah kalah dari rival regional mereka, Meksiko.
Meski demikian, ada sejumlah sinyal positif yang mulai terlihat menjelang dimulainya Piala Dunia. Amerika Serikat menunjukkan peningkatan dalam aspek menyerang. Dalam beberapa pertandingan terakhir, mereka mampu mencetak banyak gol ke gawang lawan-lawan kuat. Produktivitas tersebut menjadi modal berharga untuk menghadapi Paraguay yang terkenal sulit ditembus.
Sorotan utama tentu tertuju kepada Christian Pulisic. Kapten tim sekaligus bintang utama Amerika Serikat itu masih menjadi pemain yang diharapkan mampu membuat perbedaan. Kecepatan, kreativitas, dan kemampuannya menciptakan peluang akan menjadi senjata utama tuan rumah.
Baca Juga:Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Selain Pulisic, lini depan Amerika Serikat juga diperkuat Folarin Balogun yang diprediksi menjadi ujung tombak utama. Kehadiran Tyler Adams, Weston McKennie, dan Malik Tillman di sektor tengah memberi keseimbangan antara kreativitas dan kerja keras dalam membangun serangan.
Di lini belakang, pengalaman Tim Ream akan menjadi faktor penting. Bek veteran tersebut kemungkinan memimpin pertahanan bersama Miles Robinson dan Mark McKenzie. Pochettino berharap lini belakangnya mampu tampil lebih solid setelah beberapa kali kebobolan dalam laga uji coba sebelumnya.
Sementara itu, Paraguay datang ke turnamen ini dengan kepercayaan diri yang cukup tinggi. Tim asuhan Gustavo Alfaro dikenal sebagai salah satu tim dengan pertahanan terbaik di kawasan Amerika Selatan. Mereka berhasil menunjukkan konsistensi yang impresif selama fase kualifikasi.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
