
Son Heung-min memimpin timnas Korea Selatan menghadapi Ceko pada laga pembuka Grup A Piala Dunia 2026 di Estadio Akron, Zapopan. (KFA)
JawaPos.com - Son Heung-min kembali mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola Korea Selatan. Penampilannya di Piala Dunia 2026 membuat sang kapten resmi menjadi pemain kedua dalam sejarah Korea Selatan yang tampil di empat edisi Piala Dunia berbeda.
Turnamen tahun ini menjadi Piala Dunia keempat bagi Son setelah sebelumnya tampil pada edisi 2014 di Brasil, 2018 di Rusia, 2022 di Qatar, dan kini 2026. Catatan tersebut menempatkannya sejajar dengan salah satu legenda terbesar sepak bola Korea Selatan, Hong Myung-bo.
Sebelum Son, Hong Myung-bo menjadi satu-satunya pemain Korea Selatan yang mampu mencatatkan penampilan di empat Piala Dunia berbeda. Mantan bek tangguh tersebut tampil pada edisi 1990, 1994, 1998, dan 2002.
Baca Juga:Ana/Trias dan Rachel/Febi Selangkah Lagi Ciptakan All Indonesian Final di Australian Open 2026
Bagi penggemar sepak bola generasi muda, nama Hong Myung-bo mungkin tidak sepopuler Son Heung-min. Namun, perannya dalam perkembangan sepak bola Korea Selatan sangat besar.
Dia merupakan kapten tim yang membawa Korea Selatan menciptakan sejarah dengan mencapai semifinal Piala Dunia 2002, pencapaian terbaik negara Asia di ajang tersebut hingga saat ini.
Menariknya, Hong Myung-bo juga hadir dalam pertandingan Korea Selatan di Piala Dunia 2026. Jika dulu ia berjuang sebagai pemain di lapangan, kini pria berusia 57 tahun itu berdiri di area teknis sebagai pelatih kepala tim nasional Korea Selatan.
Kehadiran Hong di pinggir lapangan menjadi simbol pertemuan dua generasi penting sepak bola Korea Selatan.
Di satu sisi ada Son Heung-min, ikon sepak bola modern Korea Selatan yang telah menjadi bintang di level Eropa. Di sisi lain ada Hong Myung-bo, sosok legendaris yang pernah menjadi pemimpin generasi emas Korea Selatan pada awal 2000-an.
Rekor yang kini dibagikan oleh keduanya menunjukkan konsistensi luar biasa dalam karir masing-masing. Tampil di empat Piala Dunia bukanlah pencapaian yang mudah mengingat tingginya persaingan, tuntutan fisik, serta panjangnya rentang waktu yang harus dilalui seorang pemain.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022