Gelandang Ghana, Thomas Partey, tidak dapat memasuki Kanada jelang laga Piala Dunia 2026 melawan Panama setelah permohonan visanya ditolak pemerintah Kanada. (Instagram/@thomaspartey5)
JawaPos.com - Timnas Ghana mendapat kabar kurang menyenangkan menjelang pertandingan pertama mereka di Piala Dunia 2026. Gelandang berpengalaman Thomas Partey dipastikan tidak bisa ikut bertolak ke Kanada untuk menghadapi Panama setelah permohonan visanya ditolak oleh pemerintah setempat.
Melansir Caught Offside, pemain Villarreal berusia 33 tahun itu saat ini tengah menghadapi proses hukum di Inggris.
Partey didakwa atas enam tuduhan pemerkosaan dan satu tuduhan pelecehan seksual, yang semuanya telah dibantah olehnya. Sidang kasus tersebut dijadwalkan berlangsung di London pada tahun depan.
Penolakan visa membuat Partey tidak dapat bergabung dengan skuad Ghana yang akan memainkan laga pembuka Grup melawan Panama di Toronto pada Rabu mendatang.
Baca Juga:Argentina Dapat Kabar Baik, Emiliano Martinez Siap Tampil Lawan Aljazair di Piala Dunia 2026
Seorang juru bicara federasi sepak bola Ghana mengonfirmasi bahwa sang pemain memang tidak mendapatkan izin masuk ke Kanada, meski tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai alasan di balik keputusan tersebut.
FIFA juga memberikan pernyataan resmi terkait situasi ini dan menegaskan bahwa urusan visa sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah negara tuan rumah.
“FIFA dapat mengkonfirmasi bahwa pemain Thomas Partey tidak dapat melakukan perjalanan dari markas tim Ghana di Boston, AS, ke Kanada untuk pertandingan pertama mereka melawan Panama pada hari Rabu, 17 Juni, karena permohonan visanya telah ditolak oleh pemerintah Kanada.”
“FIFA tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah, termasuk penentuan visa. Seperti pada acara FIFA sebelumnya, pemerintah tuan rumah pada akhirnya menentukan siapa yang menerima visa dan diizinkan masuk ke negara tersebut.”
Dengan demikian, absennya Partey pada pertandingan kontra Panama bukan disebabkan oleh keputusan teknis ataupun hukuman dari FIFA.
Meski tidak bisa memasuki Kanada, Partey masih diperbolehkan berada di Amerika Serikat. Ghana sendiri menjadikan Boston sebagai markas mereka selama turnamen berlangsung.
Situasi tersebut membuat mantan gelandang Arsenal itu masih berpeluang tampil dalam dua pertandingan fase grup berikutnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022