Jersery Timnas Spanyol. (Instagram/@sefutbol)
JawaPos.com - Timnas Spanyol gagal meraih kemenangan pada laga perdana Grup H Piala Dunia 2026 setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Tanjung Verde di Atlanta Stadium, Senin (15/6). Meski tampil dominan dan terus menggempur sepanjang pertandingan, La Furia Roja tidak mampu menembus kokohnya pertahanan Tanjung Verde.
Dilansir dari Antara, hasil ini membuat persaingan di Grup H Piala Dunia 2026 masih terbuka. Timnas Spanyol harus segera memperbaiki efektivitas lini serang mereka, sementara Tanjung Verde mendapatkan suntikan kepercayaan diri setelah mampu menahan salah satu kandidat juara dunia.
Sejak menit awal, Timnas Spanyol langsung menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola yang mencapai hampir 80 persen. Namun, strategi pertahanan rapat yang diterapkan Tanjung Verde membuat pasukan Luis de la Fuente kesulitan menciptakan ruang di area berbahaya.
Baca Juga:Profil Paul Komolafe, Penyerang Nigeria yang Masuk Radar Semen Padang untuk Liga 2 Musim 2026/2027
Peluang pertama Spanyol hadir pada menit ke-13 melalui umpan silang Pedri yang hampir disambut pemain depan mereka, yang masih dapat disapu bek Tanjung Verde, Pico Lopes. Tim Matador kembali mengancam pada menit ke-30 lewat tendangan voli Marc Cucurella, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang.
Tanjung Verde yang lebih banyak bertahan sesekali mencoba melancarkan serangan balik. Salah satu peluang datang pada menit ke-37 ketika Dailon Livramento mencoba melepaskan tembakan jarak jauh setelah memanfaatkan kesalahan Rodri, tetapi bola masih jauh dari sasaran.
Menjelang akhir babak pertama, Spanyol meningkatkan tekanan. Ferran Torres nyaris membuka keunggulan pada menit ke-41, namun tembakannya dari jarak dekat hanya membentur mistar gawang. Bola pantul kemudian disambut sundulan Mikel Oyarzabal. Namun, mampu digagalkan dengan penyelamatan gemilang Vozinha.
Penjaga gawang Tanjung Verde itu kembali menjadi penyelamat timnya menjelang turun minum. Vozinha menggagalkan peluang Torres dan Aymeric Laporte dalam dua kesempatan beruntun sehingga skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Spanyol tetap mendominasi permainan dan terus mencari celah untuk mencetak gol. Sundulan Fabian Ruiz pada menit ke-58 masih belum cukup kuat untuk menaklukkan Vozinha.
Luis de la Fuente kemudian memasukkan bintang muda, Lamine Yamal pada menit ke-71 untuk menambah daya gedor serangan. Yamal langsung memberikan dampak dengan menciptakan sejumlah peluang, termasuk membuka ruang bagi Mikel Merino yang tembakannya masih dapat diamankan Vozinha.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022