
Kiper Qatar Mahmoud Abunada melakukan penyelamatan penting saat menghadapi gempuran Swiss dalam laga Grup B Piala Dunia 2026 di San Francisco. (QFA)
JawaPos.com - Sial benar-benar nasib Qatar. Mereka gagal meraih kemenangan pertama di Piala Dunia akibat adanya gangguan teknis. Bagaimana bisa? Semua bermula ketika Qatar menghadapi Swiss di Stadion Stadion San Francisco Bay Arena, Santa Clara, Amerika Serikat (AS), Minggu (16/6) dini hari.
Petaka dimulai pada menit ke-14. Gelandang Swiss Remo Freuler dijatuhkan oleh kiper Qatar, M. Abunada di kotak penalti. Wasit langsung menunjuk titik putih. Eksekusi Breel Embolo sukses menggetarkan gawang Qatar. Masalahnya, dari tayangan ulang, Freuler tampak dalam posisi offside sebelum dilanggar oleh M. Abunada.
Apes bagi Qatar, tidak ada review garis offside yang dilakukan. Wasit hanya mereview momen pelanggarannya saja. Dalam situs resminya, FIFA melakukan klarifikasi. Mereka menyebut itu akibat gangguan teknis singkat.
"Selama pertandingan Qatar vs Swiss di San Francisco Bay Arena, gangguan teknis singkat mencegah grafik animasi onside dihasilkan sebelum penalti pada menit ke-14," tulis FIFA dalam pernyataan resminya. Meski begitu, FIFA tetap ngeyel penalti itu sebagai gol yang sah.
"Garis-garis yang digunakan oleh VAR untuk memeriksa posisi pemain bersangkutan (Freuler), tidak menunjukkan pemain berada dalam posisi offside," lanjut pernyataan tersebut. Memang, Qatar akhirnya berhasil menyamakan skor lewat gol bunuh diri Miro Muheim di menit 90+4'.
Tapi, gangguan teknis itu dikecam oleh legenda Manchester United, Gary Neville. Dia bahkan menyebut FIFA sebagai diktaktor.
"Mengapa FIFA tidak menunjukkannya kepada kita? Para fans sudah mulai tidak percaya pada FIFA dan teknologi," kata Neville saat menjadi komentator di ITV seperti dikutip dari The Sun.
Dia bahkan menantang FIFA untuk membuktikan. "Ada pertanyaan besar tentang gol itu, karena menurut saya pemain tersebut dalam posisi offside, tentu sampai FIFA bisa membuktikan hal sebaliknya," tegas Neville.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
