
Visa Mehdi Torabi habis usai laga perdana di Amerika Serikat. (@mahditorabi.m/Instagram).
JawaPos.com - Tim nasional Iran kembali menghadapi kendala administratif di ajang Piala Dunia 2026. Penyerang mereka Mehdi Torabi dilaporkan tidak dapat melanjutkan perjalanan bersama tim setelah visa masuk ke Amerika Serikat miliknya kedaluwarsa.
Menurut laporan kantor berita resmi Iran, IRNA, pada Selasa (16/6), visa Torabi habis masa berlakunya sehari setelah pertandingan perdana Iran melawan Selandia Baru yang berakhir imbang 2-2. Visa itu diketahui hanya berlaku untuk satu kali masuk ke wilayah Amerika Serikat.
Situasi itu berbeda dengan mayoritas pemain dan ofisial tim Iran lainnya yang memperoleh visa dengan izin keluar-masuk berkali-kali sebelum turnamen dimulai. Akibatnya, Torabi saat ini terancam tidak dapat mengikuti perjalanan tim untuk pertandingan berikutnya.
Dilansir dari L’Equipe, Federasi Sepak Bola Iran dikabarkan telah mengambil langkah cepat dengan mengajukan permohonan visa baru agar sang pemain dapat kembali bergabung dengan skuad untuk sisa pertandingan fase grup. Hingga artikel ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak Amerika Serikat maupun panitia penyelenggara turnamen terkait kasus tersebut.
Masalah visa itu menambah daftar kendala yang dihadapi delegasi Iran selama keikutsertaan mereka di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, sekitar 15 anggota delegasi dilaporkan tidak mendapatkan visa untuk masuk ke Amerika Serikat. Selain itu, kapten tim Mehdi Taremi dan seorang staf juga sempat mengalami kesulitan di Bandara Los Angeles saat proses keberangkatan.
Iran dijadwalkan menghadapi Belgia dalam laga kedua Grup G yang akan digelar Senin (22/6) di Los Angeles. Setelah itu, mereka akan bertemu Mesir pada 27 Juni di Seattle. Tim pelatih berharap persoalan visa Torabi dapat segera diselesaikan agar sang pemain dapat tampil dalam pertandingan penting itu.
Di sisi lain, kondisi geopolitik turut memengaruhi logistik tim Iran selama turnamen berlangsung. Awalnya, Iran berencana menjadikan Tucson, Arizona, sebagai basis utama. Namun, rencana itu diubah dan tim memilih bermarkas di Tijuana, Meksiko.
Dengan situasi tersebut, skuad berjuluk Team Melli itu harus bolak-balik memasuki wilayah Amerika Serikat setiap kali menjalani pertandingan fase grup dan kembali ke Meksiko. Pola perjalanan itu dinilai meningkatkan kompleksitas administrasi, termasuk pengurusan visa bagi pemain dan ofisial tim. Iran pun berharap tidak ada lagi hambatan serupa yang dapat mengganggu fokus tim dalam upaya mereka melaju ke babak berikutnya di Piala Dunia 2026.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
