
Cristiano Ronaldo saat memperkuat Portugal di Piala Dunia 2026. Performa sang kapten kembali menjadi sorotan setelah gagal membawa timnya menang atas Republik Demokratik Kongo. (Dok. Instagram/@portugal)
JawaPos.com — Portugal memulai Piala Dunia 2026 dengan hasil mengecewakan setelah hanya bermain imbang melawan Republik Demokratik Kongo di Houston.
Hasil itu memunculkan kembali perdebatan lama soal peran Cristiano Ronaldo yang kini berusia 41 tahun dan dianggap mulai menjadi beban bagi ambisi Portugal meraih gelar juara dunia.
Baca Juga:Berebut Status Juara Grup A! Belajar dari Afrika Selatan, Korea Selatan Waspadai Teror Meksiko
Sehari setelah Lionel Messi tampil sensasional dengan hattrick untuk membawa Argentina mengalahkan Aljazair, Cristiano Ronaldo justru menjalani malam yang jauh berbeda.
Perbandingan dua legenda sepak bola tersebut kembali menjadi sorotan karena keduanya masih menjadi pusat permainan tim nasional masing-masing.
Lionel Messi memberikan jawaban sempurna atas kepercayaan Argentina yang tetap membangun tim di sekelilingnya. Tiga gol ke gawang Aljazair membuat koleksi gol Piala Dunia Messi mencapai 16 gol, dua kali lipat lebih banyak dibandingkan Ronaldo.
Penampilan tersebut memperlihatkan pengaruh nyata Messi terhadap performa tim. Sebaliknya, Ronaldo kembali gagal mencetak gol dan kesulitan memberi dampak signifikan dalam pertandingan Portugal.
Bagi Argentina, keputusan mempertahankan Messi terbukti membawa hasil positif. Namun bagi Portugal, strategi yang sama mulai dipertanyakan karena performa Ronaldo dinilai tidak lagi mampu mengangkat permainan tim di level tertinggi.
Kritik semakin menguat karena ini bukan pertama kalinya Portugal dianggap terlalu bergantung pada sang kapten. Pada turnamen besar sebelumnya, isu serupa juga terus muncul setiap kali Portugal gagal tampil maksimal.
Portugal mendominasi penguasaan bola hingga sekitar 75 persen saat menghadapi Republik Demokratik Kongo. Namun dominasi itu hanya menghasilkan expected goals (xG) sebesar 0,69, angka yang menunjukkan minimnya peluang berbahaya yang berhasil diciptakan.
Baca Juga:Hat-trick Lionel Messi Borong Rekor, Samai Capaian Miroslav Klose dan Ungguli Cristiano Ronaldo
Masalah terbesar terlihat pada lini depan Portugal yang kehilangan dinamika. Ronaldo tidak lagi memiliki kecepatan untuk berlari di belakang garis pertahanan lawan maupun mobilitas untuk membuka ruang bagi rekan-rekannya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
3 Fakta Respons Kedubes Iran usai Pidato Prabowo soal Nuklir, Tegaskan Programnya Hanya untuk Tujuan
