
Carlos Queiroz jadi pelatih baru Timnas Ghana. (@GhanaBlackstars/X)
JawaPos.com - Carlos Queiroz kembali menorehkan catatan penting dalam sejarah sepak bola dunia. Pelatih asal Portugal tersebut resmi masuk ke dalam daftar eksklusif pelatih kepala yang pernah memimpin tim nasional pada setidaknya lima edisi Piala Dunia.
Pencapaian itu dipastikan setelah Queiroz membawa Ghana tampil di Piala Dunia 2026. Kehadirannya di turnamen terbesar sepak bola dunia tahun depan akan menjadi penampilan kelimanya sebagai pelatih kepala di ajang tersebut.
Sebelumnya, Queiroz sudah lebih dulu merasakan atmosfer Piala Dunia bersama Portugal pada edisi 2010. Setelah itu, ia memimpin Iran dalam tiga edisi beruntun, yakni 2014, 2018, dan 2022.
Baca Juga: Prediksi Skor Kanada vs Qatar di Piala Dunia 2026: Kans Cyle Larin Bombardir Gawang The Maroons
Kini, bersama Ghana, ia kembali mendapatkan kesempatan untuk tampil di panggung tertinggi sepak bola internasional.
Catatan tersebut membuat Queiroz sejajar dengan pelatih legendaris Bora Milutinović. Pelatih asal Serbia itu lebih dulu mencatat lima penampilan Piala Dunia bersama lima negara berbeda, yaitu Meksiko pada 1986, Kosta Rika pada 1990, Amerika Serikat pada 1994, Nigeria pada 1998, dan China pada 2002.
Sementara itu, rekor terbanyak masih dipegang oleh Carlos Alberto Parreira. Pelatih asal Brasil tersebut tercatat enam kali memimpin tim di Piala Dunia bersama Kuwait, Uni Emirat Arab, Brasil, Arab Saudi, dan Afrika Selatan.
Baca Juga:Prediksi Skor Meksiko vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Duel Tim Unggulan Rawan Berakhir Imbang!
Meski belum menyamai rekor Parreira, perjalanan Queiroz tetap layak mendapat perhatian. Dalam karier kepelatihannya, pria berusia 73 tahun itu dikenal sebagai sosok yang kerap dipercaya membangun tim nasional dari berbagai benua.
Ia pernah menangani negara-negara dengan karakter sepak bola yang berbeda, mulai dari Eropa, Asia, hingga Afrika.
Kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kekuatan utama Queiroz. Ia tidak hanya berhasil membawa tim-tim yang ditanganinya lolos ke putaran final Piala Dunia, tetapi juga mampu menciptakan identitas permainan yang kompetitif saat menghadapi lawan-lawan kuat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022