
Kapten timnas Maroko Achraf Hakimi. (Instagram @achrafhakimi)
JawaPos.com - Pertandingan antara Skotlandia dan Maroko pada matchday kedua Grup C Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik yang tersaji akhir pekan ini. Kedua tim datang dengan modal positif dari pertandingan pertama dan sama-sama memiliki peluang besar untuk membuka jalan menuju babak 32 besar.
Laga yang akan berlangsung di Boston Stadium pada Sabtu (20/6) dini hari WIB tersebut memiliki arti penting bagi Timnas Skotlandia mapupun Maroko. Skotlandia saat ini berada di posisi teratas klasemen sementara grup C piala dunia setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Haiti. Sementara itu, Maroko berhasil mencuri perhatian setelah menahan salah satu favorit juara, Brasil, dengan skor 1-1.
Bagi Skotlandia, kemenangan atas Haiti memberikan suntikan kepercayaan diri yang sangat besar. Tim asuhan Steve Clarke menunjukkan karakter permainan yang selama beberapa tahun terakhir menjadi identitas mereka, yakni disiplin dalam bertahan, kerja sama tim yang solid, serta kemampuan memaksimalkan peluang yang tersedia.
Gol tunggal John McGinn pada laga pembuka menjadi pembeda. Meski tidak tampil terlalu dominan, Skotlandia mampu menjaga organisasi permainan dengan baik hingga peluit akhir dibunyikan.
Hasil tersebut membuat mereka kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk semakin dekat dengan tiket ke fase gugur. Namun tantangan yang dihadapi kali ini jauh lebih berat dibandingkan saat melawan Haiti.
Maroko merupakan tim yang memiliki kualitas individu lebih baik dan pengalaman bertanding di level tertinggi yang lebih matang. Atlas Lions juga masih membawa reputasi sebagai salah satu tim kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia setelah kiprah luar biasa mereka beberapa tahun lalu.
Hasil imbang melawan Brasil pada pertandingan pertama menunjukkan bahwa Maroko tetap menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan. Tim asal Afrika Utara tersebut mampu mengimbangi permainan lawan yang secara kualitas berada di level elite dunia.
Selain pertahanan yang kokoh, mereka juga tampil efektif ketika melakukan transisi menyerang. Kehadiran Achraf Hakimi di sisi kanan menjadi salah satu senjata utama Maroko. Bek sekaligus kapten tim tersebut memiliki kemampuan menyerang yang sangat baik dan sering menjadi sumber kreasi peluang dari sektor sayap.
Selain Hakimi, Maroko juga masih memiliki sejumlah pemain yang mampu membuat perbedaan seperti Sofyan Amrabat, Brahim Diaz, hingga Yassine Bounou yang dikenal tangguh di bawah mistar. Secara permainan, Maroko diperkirakan akan lebih dominan dalam penguasaan bola. Mereka memiliki lini tengah yang mampu mengatur tempo pertandingan sekaligus menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
