Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Juni 2026 | 21.04 WIB

Arda Guler Minta Maaf usai Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Kami Merasa Sangat Malu

Gelandang timnas Turki Arda Guler minta maaf gagal bawa negaranya melaju lebih jauh di piala dunia. (Instagram @ardaguler) - Image

Gelandang timnas Turki Arda Guler minta maaf gagal bawa negaranya melaju lebih jauh di piala dunia. (Instagram @ardaguler)

JawaPos.com - Timnas Turki harus menerima kenyataan pahit di Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-1 dari Paraguay. Hasil tersebut memastikan Turki menjadi negara pertama yang tersingkir dari turnamen, sekaligus mengakhiri harapan mereka untuk melangkah lebih jauh di kompetisi sepak bola terbesar dunia itu.

Kekalahan dari Paraguay menjadi pukulan berat bagi skuad timnas Turki. Dalam dua pertandingan piala dunia yang telah dijalani, mereka gagal meraih poin sekaligus tidak mampu mencetak satu gol pun.

Catatan tersebut membuat perjalanan timnas Turki di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan banyak pihak. Salah satu pemain yang paling disorot setelah pertandingan adalah gelandang muda Real Madrid, Arda Guler.

Pemain berusia 21 tahun itu tidak menyembunyikan rasa kecewanya dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Turki. Dalam wawancara dengan TRT Spor, Guler mengaku seluruh tim merasa bertanggung jawab atas hasil buruk yang diraih selama turnamen.

"Kami merasa malu. Kami meminta maaf kepada seluruh rakyat kami. Kami bermain di tim-tim besar dan kami harus menunjukkannya di lapangan. Dalam dua pertandingan kami tidak bisa mencetak gol," ujar Guler.

Pernyataan tersebut menggambarkan besarnya tekanan yang dirasakan para pemain. Banyak penggemar menaruh harapan tinggi kepada generasi muda Turki yang dianggap memiliki potensi besar untuk bersaing di level internasional.

Guler juga menegaskan bahwa kegagalan di Piala Dunia 2026 akan menjadi pengalaman yang sulit dilupakan sepanjang kariernya bersama tim nasional. Namun, dia berjanji akan terus memberikan kemampuan terbaiknya demi membawa Turki bangkit di masa mendatang.

"Sepanjang karier saya di Tim Nasional, saya akan melakukan segala yang saya bisa untuk melupakan turnamen ini. Kami meminta maaf kepada rakyat kami," lanjut Arda Guler.

Turki sebenarnya datang ke Piala Dunia dengan sejumlah pemain yang berkarier di klub-klub top Eropa. Kehadiran nama-nama muda berbakat sempat menumbuhkan optimisme bahwa mereka mampu menciptakan kejutan. Namun, performa di lapangan tidak berjalan sesuai harapan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore