
Yuto Nagatomo akan jadi panutan pemain muda Jepang menuju Piala Dunia 2026. (Instagram @yutonagatomo55)
JawaPos.com - Nama Yuto Nagatomo kini identik dengan sepak bola Jepang. Bek yang dikenal berkat penampilannya di berbagai Piala Dunia itu telah membangun karier yang mengesankan, termasuk bermain di sejumlah klub besar Eropa. Namun, perjalanan menuju puncak jauh dari kata mudah.
Di masa kecilnya, Nagatomo bahkan pernah gagal lolos seleksi ketika masih duduk di bangku sekolah dasar.
Saat itu, tidak banyak yang melihat dirinya memiliki masa depan cerah di dunia sepak bola.
Memasuki jenjang sekolah menengah pertama, ia bergabung dengan klub sepak bola yang dikenal sebagai tempat berkumpulnya anak-anak bermasalah. Situasi tersebut tentu bukan lingkungan ideal bagi seorang pemain muda yang ingin berkembang.
Baca Juga:Prediksi Skor Tunisia vs Jepang di Piala Dunia 2026: Momentum Cahaya Asia di Laga ke 1.000
Kesulitan tidak berhenti di sana. Ketika memasuki masa SMA, Nagatomo bukanlah pemain yang dikenal luas. Namanya nyaris tidak masuk dalam radar pencari bakat maupun pengamat sepak bola muda Jepang. Ia menjalani masa sekolah sebagai pemain biasa tanpa sorotan.
Harapan untuk menjadi pesepak bola profesional juga semakin berat ketika ia menempuh pendidikan di universitas.
Cedera hernia yang dialaminya membuat Nagatomo harus menepi dari lapangan. Saat rekan-rekannya bertanding, ia hanya bisa memberikan dukungan dari tribun penonton.
Baca Juga:Ironis! Aksi Bersih-Bersih Suporter Timnas Jepang Dikritik Warga Sendiri Lewat Sindiran Meme
Periode tersebut menjadi salah satu masa tersulit dalam hidupnya. Dalam beberapa kesempatan, Nagatomo mengaku sempat menghindari kenyataan dengan menghabiskan waktu bermain pachinko, permainan hiburan yang populer di Jepang. Saat itu, karier profesional terasa sangat jauh dari jangkauan.
Jika melihat penilaian banyak orang pada masa tersebut, menjadi pemain profesional bukanlah target yang realistis bagi Nagatomo. Ia tidak memiliki status sebagai talenta istimewa, tidak menjadi bintang di level sekolah, dan sempat diganggu masalah cedera.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
