Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 Juni 2026 | 04.43 WIB

Kisah Yuto Nagatomo: Pernah Gagal Seleksi dan Terpuruk, Kini Jadi Legenda Timnas Jepang

Yuto Nagatomo akan jadi panutan pemain muda Jepang menuju Piala Dunia 2026. (Instagram @yutonagatomo55) - Image

Yuto Nagatomo akan jadi panutan pemain muda Jepang menuju Piala Dunia 2026. (Instagram @yutonagatomo55)

JawaPos.com - Nama Yuto Nagatomo kini identik dengan sepak bola Jepang. Bek yang dikenal berkat penampilannya di berbagai Piala Dunia itu telah membangun karier yang mengesankan, termasuk bermain di sejumlah klub besar Eropa. Namun, perjalanan menuju puncak jauh dari kata mudah.

Di masa kecilnya, Nagatomo bahkan pernah gagal lolos seleksi ketika masih duduk di bangku sekolah dasar. 

Saat itu, tidak banyak yang melihat dirinya memiliki masa depan cerah di dunia sepak bola.

Memasuki jenjang sekolah menengah pertama, ia bergabung dengan klub sepak bola yang dikenal sebagai tempat berkumpulnya anak-anak bermasalah. Situasi tersebut tentu bukan lingkungan ideal bagi seorang pemain muda yang ingin berkembang.

Kesulitan tidak berhenti di sana. Ketika memasuki masa SMA, Nagatomo bukanlah pemain yang dikenal luas. Namanya nyaris tidak masuk dalam radar pencari bakat maupun pengamat sepak bola muda Jepang. Ia menjalani masa sekolah sebagai pemain biasa tanpa sorotan.

Harapan untuk menjadi pesepak bola profesional juga semakin berat ketika ia menempuh pendidikan di universitas. 

Cedera hernia yang dialaminya membuat Nagatomo harus menepi dari lapangan. Saat rekan-rekannya bertanding, ia hanya bisa memberikan dukungan dari tribun penonton.

Periode tersebut menjadi salah satu masa tersulit dalam hidupnya. Dalam beberapa kesempatan, Nagatomo mengaku sempat menghindari kenyataan dengan menghabiskan waktu bermain pachinko, permainan hiburan yang populer di Jepang. Saat itu, karier profesional terasa sangat jauh dari jangkauan.

Jika melihat penilaian banyak orang pada masa tersebut, menjadi pemain profesional bukanlah target yang realistis bagi Nagatomo. Ia tidak memiliki status sebagai talenta istimewa, tidak menjadi bintang di level sekolah, dan sempat diganggu masalah cedera.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore