
Jude Bellingham dikabarkan meminta nasihat Carlo Ancelotti demi mengamankan posisi di timnas Inggris. (ig @judebellingham)
JawaPos.com - Timnas Inggris memulai petualangan di Piala Dunia 2026 dengan cara yang meyakinkan. Kemenangan 4-2 atas Kroasia pada laga pembuka menjadi bukti bahwa tim asuhan Thomas Tuchel datang ke turnamen dengan ambisi besar.
Salah satu pemain yang mencuri perhatian adalah Jude Bellingham, yang mencetak gol pembuka lewat aksi individu khasnya dari lini tengah. Namun, di balik penampilan impresif tersebut, posisi Bellingham di timnas Inggris asuhan Thomas Tuchel sempat menjadi perdebatan dalam beberapa bulan terakhir.
Munculnya Morgan Rogers dan anggapan bahwa Thomas Tuchel tidak terlalu menyukai gelandang Real Madrid itu membuat masa depan Jude Bellingham di starting XI timnas Inggris sempat dipertanyakan.
Hubungan keduanya bahkan sempat menjadi sorotan tahun lalu, ketika pelatih asal Jerman tersebut meminta maaf secara terbuka setelah melontarkan komentar kontroversial yang menyebut Bellingham menjijikkan.
Melansir Diario AS, Bellingham memilih mengambil langkah proaktif. Gelandang berusia 22 tahun itu disebut menghubungi mantan pelatihnya di Real Madrid, Carlo Ancelotti, yang kini menangani Brasil, untuk meminta masukan mengenai situasinya bersama Tuchel.
Bellingham sangat menghargai pengalaman Ancelotti, terlebih pelatih asal Italia itu memiliki hubungan baik dengan Tuchel dan sudah mengenal karakter sang pemain dengan sangat baik. Meski isi percakapan mereka tidak pernah diungkap ke publik, hasilnya tampaknya cukup positif. Bellingham mampu menjawab segala keraguan lewat performa apik saat menghadapi Kroasia.
Tak bisa dimungkiri, salah satu periode terbaik Bellingham di level klub datang di bawah arahan Ancelotti. Pelatih veteran itu mengubah perannya di Real Madrid dengan memberikan kebebasan lebih besar di area menyerang.
Berbeda dengan perannya saat masih berseragam Borussia Dortmund sebagai gelandang tengah tradisional, Bellingham berkembang menjadi ancaman nyata di sepertiga akhir lapangan. Hasilnya sangat luar biasa: 23 gol dan 12 assist pada musim pertamanya bersama Los Blancos.
Musim berikutnya memang tidak berjalan semulus sebelumnya. Cedera bahu dan performa tim yang kurang stabil membuat kontribusinya menurun. Namun, penampilannya saat melawan Kroasia menunjukkan sekilas kualitas yang membuatnya menjadi salah satu gelandang terbaik dunia.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
