
Edinson Cavani kritik penampilan timnas Uruguay saat lawan Tanjung Verde di piala dunia. (Istimewa)
JawaPos.com - Edinson Cavani melontarkan kritik tajam terhadap performa Timnas Uruguay setelah hasil imbang yang diraih saat menghadapi Tanjung Verde di Piala Dunia 2026.
Mantan penyerang andalan La Celeste itu menilai hasil tersebut tidak bisa dianggap memuaskan, mengingat kualitas yang dimiliki timnas Uruguay. Dalam pernyataannya, Edinson Cavani menegaskan bahwa Uruguay harus berani mengakui kenyataan. Hasil imbang melawan Tanjung Verde di piala dunia merupakan sebuah kegagalan yang tidak boleh ditutupi dengan berbagai alasan.
“Kita tidak bisa terus puas dengan hasil imbang melawan tim-tim yang, di atas kertas, berada beberapa tingkat di bawah timnas Uruguay. Kita harus bicara apa adanya. Dengan hormat yang pantas untuk Tanjung Verde, hasil ini adalah kegagalan bagi kita,” ujar Edinson Cavani.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya sorotan terhadap performa Uruguay yang dinilai belum menunjukkan kualitas terbaiknya sepanjang turnamen.
Sebagai salah satu negara dengan tradisi kuat di sepak bola dunia, Uruguay datang ke Piala Dunia dengan ekspektasi tinggi dari para pendukungnya. Cavani juga mengingatkan bahwa sejarah besar dan reputasi Uruguay tidak akan otomatis membawa kemenangan di lapangan.
Dia menilai para pemain harus menunjukkan kerja keras dan keberanian mengambil tanggung jawab dalam situasi sulit.
“Kadang-kadang seolah-olah ada yang berpikir bahwa cukup hanya memakai jersey Uruguay. Tidak cukup. Sejarah tidak memenangkan pertandingan. Kita harus berlari, memasukkan bola, dan mengambil tanggung jawab saat bola terasa panas,” kata Cavani.
Selain menyoroti performa di lapangan, pemain yang telah lama menjadi ikon Uruguay itu juga menyinggung perubahan fokus sebagian pemain modern. Cavani menilai perhatian terhadap media sosial dan citra diri tidak boleh mengganggu tujuan utama sebuah tim nasional, yaitu meraih kemenangan.
“Saya melihat terlalu banyak kekhawatiran soal media sosial, wawancara, dan ingin terlihat baik di mata semua orang. Saat saya bermain, satu-satunya yang penting adalah menang. Mungkin terdengar keras, tapi seseorang harus mengatakannya,” lanjut Cavani.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022