
Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps berduka setelah ibunya meninggal dunia. (Sportsnet.ca)
JawaPos.com - Kabar duka datang dari kubu Timnas Prancis. Pelatih kepala Didier Deschamps untuk sementara meninggalkan skuad piala dunia setelah ibundanya meninggal dunia.
Informasi tersebut dikonfirmasi Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) di tengah persiapan timnas Prancis menghadapi laga terakhir fase grup melawan Norwegia di piala dunia. Didier Deschamps memutuskan kembali ke Prancis agar bisa berada di dekat keluarganya pada masa berduka. Selain itu, mantan kapten Les Bleus tersebut juga akan menghadiri prosesi pemakaman sang ibu.
Keputusan itu membuat Didier Deschamps tidak dapat mendampingi Timnas Prancis dari pinggir lapangan saat menghadapi Norwegia pada pertandingan terakhir grup piala dunia yang dijadwalkan berlangsung Jumat (26/6) waktu setempat. Untuk menjaga kelancaran persiapan tim, Federasi Sepak Bola Prancis telah menyiapkan langkah sementara.
Baca Juga:Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel Ungkap Strategi Hadapi Ghana: Biarkan Tim Bermain Bebas
Dalam kesepakatan dengan Presiden FFF, Philippe Diallo, tugas memimpin tim diserahkan kepada asisten pelatih Guy Stéphan hingga Deschamps kembali bertugas. Guy Stephan bukan sosok asing di lingkungan Timnas Prancis. Dia telah bekerja bersama Deschamps selama bertahun-tahun dan menjadi bagian penting dalam berbagai pencapaian Les Bleus, termasuk saat menjuarai Piala Dunia 2018.
Pengalamannya diyakini cukup untuk menjaga stabilitas tim dalam situasi yang tidak mudah ini.
Kabar meninggalnya ibu Deschamps juga meninggalkan kesedihan mendalam di dalam skuad Prancis.
Para pemain, staf pelatih, hingga jajaran federasi disebut turut merasakan duka yang sedang dialami pelatih berusia 57 tahun tersebut. Di tengah agenda kompetitif yang padat, suasana di kamp Prancis kini diwarnai rasa empati dan solidaritas terhadap sosok yang telah memimpin tim nasional selama lebih dari satu dekade.
Deschamps dikenal memiliki hubungan yang dekat dengan para pemain dan staf, sehingga kabar ini turut memengaruhi atmosfer tim. Meski demikian, Timnas Prancis tetap harus menyelesaikan tugas mereka di fase grup. Fokus tim saat ini adalah menuntaskan pertandingan melawan Norwegia sambil tetap memberikan dukungan moral kepada sang pelatih.
Hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai kapan Deschamps akan kembali bergabung dengan tim. Namun, seluruh elemen Timnas Prancis berharap ia dan keluarganya mendapatkan kekuatan untuk melewati masa sulit ini.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
