
Mohamed Salah menjadi tumpuan timnas Mesir saat menghadapi Iran pada laga penentuan Grup G Piala Dunia 2026 di Seattle Stadium. (Instagram @mosalah)
JawaPos.com - Timnas Mesir akan menghadapi Iran pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026 di Seattle Stadium, Sabtu (27/6) pukul 10.00 WIB. Pertandingan ini dipastikan menjadi salah satu duel paling menarik di fase grup karena hasil akhirnya akan menentukan nasib kedua tim menuju babak 32 besar.
Timnas Mesir datang dengan modal yang lebih baik. Tim berjuluk The Pharaohs mengoleksi empat poin dari dua pertandingan dan hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan langkah ke fase gugur. Jika mampu meraih kemenangan, mereka bahkan berpeluang menutup fase grup sebagai juara grup.
Sementara itu, Iran berada dalam posisi yang lebih sulit. Tim Melli mengumpulkan dua poin dari dua laga dan wajib memburu kemenangan agar peluang lolos tetap terbuka.
Hasil imbang bisa saja tidak cukup karena mereka juga harus bergantung pada hasil pertandingan lain di Grup G. Performa Mesir sejauh ini cukup menjanjikan. Pada laga pembuka mereka berhasil menahan Belgia dengan skor 1-1.
Hasil tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri sebelum akhirnya mengalahkan Selandia Baru 3-1 pada pertandingan kedua. Keseimbangan permainan menjadi salah satu kekuatan Mesir. Mereka mampu bertahan dengan disiplin sekaligus tampil efektif ketika mendapatkan kesempatan menyerang.
Pola permainan yang diterapkan pelatih Hossam Hassan juga membuat tim terlihat lebih percaya diri menghadapi lawan yang memiliki kualitas tinggi. Sosok Mohamed Salah kembali menjadi pusat perhatian. Kapten Mesir tersebut tampil konsisten sepanjang turnamen dengan kontribusi satu gol dan dua assist dalam dua pertandingan pertama.
Pengalaman serta kualitas individu pemain Liverpool itu diprediksi kembali menjadi senjata utama untuk membongkar pertahanan Iran. Selain Salah, Mesir juga memiliki sejumlah pemain yang tampil solid di setiap lini.
Emam Ashour mampu memberikan keseimbangan di lini tengah, sedangkan Trézéguet dan Ibrahim Adel kerap menciptakan ancaman dari sisi sayap. Di lini belakang, duet Mohamed Abdelmonem dan Yasser Ibrahim menunjukkan koordinasi yang cukup baik dalam mengawal pertahanan.
Di sisi lain, Iran datang sebagai salah satu tim yang belum terkalahkan di Grup G. Mereka bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru sebelum berhasil menahan Belgia tanpa gol pada pertandingan kedua.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022