
Kevin De Bruyne diharapkan menjadi motor serangan Belgia saat menghadapi Iran pada laga krusial Grup G Piala Dunia 2026 di SoFi Stadium. (Instagram/@belgianreddevils)
JawaPos.com - Kapten Tim Nasional Belgia Kevin De Bruyne meminta rekan-rekannya untuk tidak cepat berpuas diri setelah memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Selandia Baru pada laga terakhir Grup G di BC Place, Vancouver, Jumat (26/6) waktu setempat, dikutip dari ANTARA.
Menurut De Bruyne, kemenangan atas Selandia Baru menjadi modal penting bagi Belgia, namun tantangan yang sesungguhnya baru akan dimulai ketika memasuki fase gugur yang mempertemukan tim-tim terbaik.
"Kami bermain dengan solid, menciptakan banyak peluang, dan mencetak banyak gol. Sekarang turnamen yang sebenarnya baru dimulai," kata De Bruyne seusai pertandingan.
Gelandang berusia 35 tahun itu mengatakan Belgia sempat berada dalam tekanan setelah dua pertandingan pertama yang belum sesuai harapan. Karena itu, ia menilai kemenangan pada laga terakhir fase grup menjadi momentum bagi tim untuk kembali menemukan performa terbaik.
Meski demikian, pemain yang telah memperkuat Belgia selama 16 tahun tersebut mengingatkan bahwa seluruh pemain harus tetap fokus karena setiap pertandingan di fase gugur akan menjadi laga hidup mati.
"Mulai sekarang semuanya all or nothing. Kami harus beristirahat dengan baik, mempersiapkan diri sebaik mungkin, lalu siap menghadapi pertandingan berikutnya," ujarnya.
De Bruyne juga menyinggung tingginya ekspektasi publik terhadap dirinya sepanjang membela Belgia. Ia mengakui tidak lagi berada pada level yang sama seperti delapan atau sembilan tahun lalu, namun bangga masih mampu bersaing di level tertinggi berkat kerja keras yang dilakukannya.
"Saya bukan lagi Kevin seperti delapan atau sembilan tahun lalu. Itu hal yang normal. Tetapi saya bangga dengan semua kerja keras yang saya lakukan agar tetap bisa berada di level ini," katanya.
Ia menambahkan, selama membela Belgia dirinya selalu berusaha memberikan kemampuan terbaik bagi tim nasional. Menurut De Bruyne, perjalanan panjang bersama Belgia dipenuhi berbagai momen emosional, baik ketika meraih kemenangan maupun menghadapi kegagalan.
Baca Juga:Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026: Lionel Messi Hadapi Ketangguhan Tembok Tanjung Verde!
"Selama 16 tahun membela Belgia, saya selalu memberikan segalanya untuk tim dan negara," ujar De Bruyne.
Berstatus sebagai juara Grup G , Belgia kini mengalihkan fokus ke babak 32 besar yang akan berlangsung di Seattle pada 1 Juli mendatang. Bagi De Bruyne, fase gugur itulah yang menjadi ujian sesungguhnya bagi Belgia untuk membuktikan bahwa mereka masih layak diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat di Piala Dunia 2026.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022